BREAKING NEWS! Polsek Tulis Tangkap Pembuat Uang Palsu di Tulis Batang

Dibaca 1.093 Kali
Polsek Tulis tangkap pelaku pembuatan uang palsu
Polsek Tulis tangkap pelaku pembuatan uang palsu di Tu;lis Batang.

PORTALBATANG.COM, BATANG – Aparat kepolisian Polisi Sektor (Polsek) Tulis Polres Batang berhasil menciduk dan mematahkan peredaran uang palsu di Kabupaten Batang. Penangkapan pelaku pembuatan uang palsu ini sekaligus mengamankan barang bukti. Jumat, (4/8/2017).

Dari tangan pelaku pencetak uang palsu ini, Aparat kepolisian berhasil menemukan barang bukti uang palsu senilai Rp. 50,000. Uang ini jika di lihat oleh orang awam dan dengan mata telanjang sangat menyerupai uang asli.

Polsek Tulis tangkap pelaku pembuatan uang palsu
Polsek Tulis tangkap pelaku pembuatan uang palsu. (Photo : Humas Polres Batang)

Pelaku ini juga sudah membelanjakan uang kertas palsu ini di sejumlah warung – warung di wilayah Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang.

“Sejak 2 bulan lalu uang palsu senilai Rp.5 juta  telah digunakan pelaku dan  81 lembar foto copy menyerupai uang asli pecahan Rp. 50 ribu belum digunakan dan dipotong potong,” kata Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, melalui Kapolsek Tulis AKP  I Wayan Sono didampingi Kanit Reskrim Ipda Sugiyana pada Jum’at (4/8/17).

Aparat Polsek Tulis sudah mengintai pelaku sejak Rabu, (2/8/17) dan di hari itu juga pelaku di ciduk polisi pada malam hari di daerah kecamatan tulis.

BACA JUGA  Bawa Ribuan "Pil Koplo", Pemuda Mabuk Ini di Gelandang Polsek Gringsing Batang

Pelaku berinisial SB (39 tahun) yang merupakan warga pendatang asal Kelurahan Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, DKI Jakarta.

Seperti yang di lansir dari Humas Polres Batang, Lebih lanjut Kapolsek Tulis AKP I Wayan Sono menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan warga, bahwa pada Rabu 2 Agustus 2017.

Dalam kurun waktu sekitar pukul 18.30 WIB di warung  Suparno yang terletak di desa Wringingintung Kec. Tulis, Kab. Batang, tersangka telah membeli barang berupa 1 ( satu ) bungkus rokok dengan menggunakan selembar uang pecahan palsu lima puluh ribuan.

Kemudian sekitar pukul 18.45 WIB di warung milik Kastumi  yang terletak di desa Wringingintung Kec. Tulis Kab. Batang, tersangka telah membeli sebotol minuman kratingdaeng dengan menggunakan selembar uang tunai pecahan palsu lima puluh ribuan.

Setelah itu, sekitar pukul 19.00 WIB di warung milik korban Wiji yang terletak di Desa Botolambat Kec. Kandeman, Kab. Batang, tersangka telah membeli barang berupa sebungkus rokok dengan menggunakan selembar uang pecahan lima puluh ribuan  palsu.

BACA JUGA  GEGER !! Temuan MAYAT WANITA Dalam Karung di BANYUPUTIH

Suparno yang menyadari bahwa uang yang digunakan untuk membeli  satu bungkus rokok di warungnya adalah palsu, lalu ia membuntuti pelaku.

“Dan pada saat pelaku berada di warung Wiji, Ia berteriak uang itu palsu. Seketika itu pelaku yang mendengar  teriakan tersebut langsung kabur masuk kedalam kebun tanaman tebu milik warga dan meninggalkan sepeda motornya,” beber Kapolsek.

Polisi yang mendapat laporan tersebut langsung melakukan pengepungan dan tidak berapa lama pelaku keluar.

“ia telah menggunakan uang palsu dan membelanjakanya  di sejumlah warung sejak 2 bulan lalu dan uang palsu tersebut ia buat sendiri di rumahnya dengan cara manual foto copy,” akui SB.

Setelah mendengar pengakuan tersangka, penyidik menggeledah rumah istri sirinya di daerah Bandar.

Dari tangan pelaku dan di rumah tersebut, polisi menyita uang asli dari pengembalian membelanjakan uang palsu senilai dua ratus sembilan puluh delapan ribu rupiah (Rp 298.000,-).

81 lembar  foto copy uang menyerupai uang asli  Rp. 50 ribu belum dipotong , printer merk canon, kertas HVS , tinta dan 1 lembar uang asli Rp. 50 ribu sebagai master pencetak dan satu unit motor Mio sementara 3 lembar uang palsu pecahan lima puluh ribuan.(Rp 50.000,-) diamankan dari 3 pemilik warung sebagai barang bukti.

“Akibat perbuatan pelaku akan dijerat dengan pasal 244, 245 KUHPidana dan UU RI No 7 tahun 2011 tentang mata uang,” tandas AKP I Wayan Sono.

Saat ini petugas masih melakukan pendalaman untuk pengembangan kasus ini. (HumasPolresBatang/PortalBatang)

Editor : Novita Dwi Rizky

 

Komentari - Centang untuk Berbagi

Komentar