oleh

32 Milyar “Clear”, Kini Tinggal Menunggu Validasi WB Batang

-BATANG-Dibaca 347 Kali

PORTALBATANG.COM, BATANG – Usulan kenaikan honorarium tenaga wiyata bhakti (WB) di 2017 menjadi Rp 32 miliar dipastikan telah clear setelah Badan Anggaran (Banggar) DPRD Batang menyetujui rekomendasi dari Komisi B. Namun demikian, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) masih harus melakukan verifikasi dan validasi (verval) terkait data WB.

“Alhamdulillah, angka Rp 32 miliar itu sudah valid karena sudah digedok di tingkat Banggar. Yang pimpin pembahasan juga langsung Pak Teguh (Imam Teguh Raharjo, Ketua DPRD –red) dan dari eksekutif langsung Pak Sekda,” kata Kepala Disdikpora Kabupaten Batang, Kamis (17/11).

Pembahasan di Banggar sendiri dilangsungkan Kamis lalu atau hanya berselang sehari setelah Komisi B alokasi anggaran Rp 32 miliar untuk peningkatan kesejahteraan guru WB di tahun 2017. Anggaran itu diambilkan dari Dana Insentif Daerah (DID) yang diterima Kabupaten Batang. dari total pagu Rp 44 miliar,  lanjut Rahmat, sebanyak Rp 24 miliar dialokasikan ke WB yang ditambah Rp 8 miliar dari anggaran rutin APBD untuk WB.

“Anggaran sebesar itu untuk mengcover seluruh WB, baik tenaga pendidik maupun kependudukan, negeri maupun swasta dengan nilai antara Rp 500 ribu sampai Rp 1,4 juta. Jumlah totalnya ada 3.645 orang, tetapi masih perlu kita verifikasi dan validasi lagi berkasnya,” terangnya.

Khusus tenaga pendidik negeri, Disdikpora mengklasifikasikannya menjadi empat dengan mempertimbangkan masa pengabdian dan sindikasi pendidikan. Persebarannya, untuk SMP ada 196 guru, SD 1.483 guru, serta PAUD 25 guru. Untuk tenaga kependidikan (tendik) di sekolah negeri, SMP ada 192 orang, SD 501 orang, PAUD 11 orang, dan SKB 4 orang.

Sementara untuk pendidik swasta, jumlahnya ada 66 untuk SMP, 36 untuk SD, TK/PAUD formal ada 756 orang, serta kelompok bermain (KB) 317 orang. “Pemkab tetap peduli terhadap pendidik swasta karena bagaimanapun mereka ikut berjuang memajukan pendidikan di Kabupaten Batang. Tetapi besarannya memang berbeda dengan negeri, karena untuk swasta ka nada tanggung jawab yayasan di situ,” ujar Rahmat.

BACA JUGA  BREAKING NEWS : Diduga Depresi, Seorang Pria Di Batang Lakukan Aksi Pembacokan

Dia menambahkan, jumlah 3.645 WB itu masih bersifat sementara. Disdikpora menurutnya tidak bisa percaya begitu saja berkas yang ada. “Kalau ada data yang masih meragukan, akan kita verifikasi ke lapangan. Tetapi harapannya tentu berkas yang ada sudah valid. Prinsipnya, kita hanya mengantisipasi kemungkinan adanya manipulasi data,” pungkasnya. (*)

(Saefudin/RADAR/Portalbatang)

Loading...

Komentari - Centang untuk Berbagi

Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed