oleh

Batang Ternyata Belum Punya Lahan Kedelai

-BATANG-Dibaca 254 Kali

PORTALBATANG.COM, BATANG – Masyarakat Batang termasuk gemar mengkonsumsi bahan-bahan makanan yang terbuat dari kedelai. Meski begitu, hingga saat ini Batang belum memiliki lahan kedelai. Meski beberapa petani di Kecamatan Warungasem sudah mencoba beberapa waktu lalu. Namun percobaan pertama tersebut harus menelan kegagalan panen.

Oleh karenanya, Dispertanak kabupaten Batang berkerja sama dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Jateng mengadakan Sosialisasi Pengelolaan Penanaman Kedelai, Kamis (17/11). Hal ini sebagai langkah ke depan untuk mewujudkan swasembada pangan, terutama Kedelai. Kegiatan ini pun dihadiri oleh Mantri Tani dari 15 kecamatan yang ada di Batang, dan petani dari dua desa, Kalibeluk dan Kaliwareng yang pernah mencoba menanam kedelai.

“Di Batang sendiri sudah ada petani dari dua desa, yakni Desa Kalibeluk dan Kaliwareng yang sudah mencoba menanam kedelai. Tetapi gagal karena kebanjiran, karena kebanyakan air sehingga gagal panen. Dan ini memang pengalaman yang pertama kali, di Batang memang pernah dicoba tetapi tidak pernah berkelanjutan, jadi kami berharap dengan sosialisasi ini ke depan Batang bisa produktif mengahasilkan kedelai,” beber Kepala Dispertanak Batang, Ir Migayani Thamrin.

Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Jateng, Ir Nuswantoro didampingi Kasi Serealia, Ir Tri Sularso, berharap Batang bisa ikut produktif menghasilkan kedelai. Meskipun belum bisa seperti Wonogiri dan Grobogan yang sudah memiliki varietas kedelai tersendiri yang juga unggul.

“Nantinya kami akan mencoba untuk menanam varietas kedelain yang cukup bagus di sini. Nanti kami berencana akan mengambil dari Grobogan. Semoga nanti bisa memenuhi swasembada padi jagung dan kedelai (Pajalai) tahun 2017,” harapnya.

Pada percobaan pertama nanti pihaknya tidak mentarget untuk bisa panen dalam jumlah yang banyak. Asalkan bisa panen, pihaknya sudah cukup puas. Saat ini sendiri Jawa Tengah masih menduduki peringkat kedua produsen Kedelai setelah Jawa Timur. Diharapkan dengan hal ini, import kedelai bisa dikurangi dan Jawa Tengah bisa memenuhi kebutuhan kedelai sendiri. (*)

BACA JUGA  Walaupun Tidak Heboh, Upacara Bendera HUT Kabupaten Batang ke-51 Ini Tetap Khidmat

(NoviaR/RADAR/Portalbatang)

Loading...

Komentari - Centang untuk Berbagi

Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed