oleh

Buat SIM di Batang, Lewat Tes Hanya 5% Tingkat Kelulusannya

-BATANG-Dibaca 1.758 Kali

PORTALBATANG.COM, Batang – Masih hangat diperbincangkan oleh warga Kabupaten Batang, mengenai susahnya mengajukan permohonan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Polres Batang. Susahnya melewati berbagai macam test dan ujian yang diberikan oleh pihak kepolisian Polres Batang, membuat warga mengeluh dan mengajukan agar bisa diberi kemudahan.

“Susahnya mas, masyallah. Sudah tiga kali saya bolak-balik Polres Batang buat melakukan Ujian SIM saja. Tes yang pertama saya gagal dalam mengerjakan soal ujian mengenai rambu-rambu lalu lintas mas. Lalu saya disuruh mengulang pada minggu depannya.

BACA : ( Dua Pekan di Gelar, 650 Pengendara di Batang Terjaring Operasi Zebra )

Pada saat minggu depannya, tes yang kedua, akhirnya saya berhasil melewati ujian soal mas. Namun pada saat disuruh melakukan ujian praktek lapangan, saya melakukan sedikit kesalahan dan dinyatakan gagal. Saya disuruh mengulang pada minggu depannya lagi mas. Capek saya mas,” ungkap Darto (22) salah satu pemohon pembuatan SIM saat ditemui di Polres Batang, Selasa (22/11).

Dari 30 soal rambu-rambu lalu lintas yang diberikan oleh pihak kepolisian, lanjut Darto, para peserta minimal harus bisa menjawab 26 soal. “Saya kemarin berhasil menjawab 25 soal mas, kurang satu soal saja saya bisa lolos mas.

BACA : ( Dua Pekan di Gelar, 650 Pengendara di Batang Terjaring Operasi Zebra )

Tetapi tetap saja tidak diberikan keringanan oleh pihak Kepolisian. Mending diberlakukan seperti dulu saja mas, bayarnya lebih mahal sedikit tidak jadi masalah. Dari pada ribet dan bertele-tele seperti sekarang ini, malah menyusahkan warga masyarakat. Apalagi saat ini masih gencar dilaksanakan Operasi Zebra, tambah pusinglah kita semua,” tutur Darto.

Ya, ketatnya permohonan pembuatan SIM dimulai sejak adanya kasus Pungutan Liar (Pungli) yang mencuat di berbagai media massa. Pada akhirnya para intansi-instansi terkait seperti halnya Polri membentuk Satgas Anti Pungli yang berguna untuk memberantas dan mencegah adanya tindak Pungli diwilayah hukumnya.

BACA JUGA  Bupati Batang "LABRAK" Suruh PT Waskita Perbaiki Jalan Rusak di Warungasem

Dengan diperketatnya pengajuan permohonan SIM di Polres Batang, Ahmad Sutono (35) warga asli Kabupaten Batang menanggapinya dengan positif. Menurutnya aturan ini lebih menguntungkan bagi para warga masyarakat. Pasalnya biaya yang dikeluarkan saat ini relatif murah dan tidak ada praktek percaloan.

BACA : ( BREAKING NEWS : Diduga Depresi, Seorang Pria Di Batang Lakukan Aksi Pembacokan )

Serta para warga masyarakat akan lebih paham mengenai peraturan ataupun rambu-rambu lalu lintas yang harus ditegakkan saat berada di jalan.

“Pembuatan SIM saat ini malah lebih murah dibandingkan dengan sebelumnya. Karena pada sebelumnya banyak jasa para calo yang menawarkan dengan harga yang begitu mahal. Namun saat ini para jasa calo sudah tidak bisa berkeliaran lagi karena takut ketahuan. Sebenarnya para warga masyarakat belum terbiasa saja mas dengan peraturan semacam ini.

Mereka sudah dibiasakan dengan cara instan, dengan mengeluarkan banyak uang ke para jasa percaloan. Intinya saya mendukung mas dengan diberlakukannya peraturan seperti ini,” tandas Ahmad Sutono.

Kepala Polres Batang AKBP Joko Setiono melalui Kasatlantas Polres Batang AKP Rendi Johan mengatakan, setiap hari rata-rata ada 100 orang yang mengajukan permohonan pembuatan SIM. Namun, sejak diberlakukannya peraturan anti pungutan liar di lingkungan Polres Batang, tingkat kelulusan para peserta ujian hanya mencapai 5% saja.

“Setiap harinya hanya ada sejumlah 5 orang atau 5% dari 100 pemohon yang berhasil lolos dari ujian. Kita tidak bisa menyuruh mereka para peserta yang gagal pada ujian untuk mengulang pada keesokan harinya. Karena keesokan harinya sudah ada lagi para pemohon dengan jumlah serupa 100 orang.

Jadi sudah kita kalkulasikan semuanya dan pada akhirnya kita mengambil langkah untuk para peserta yang gagal ujian bisa mengulang pada minggu depan,” terang Kasatlantas Batang.

BACA JUGA  KPU Batang Umumkan Salinan DPS Pilkada 2017

BACA : ( BREAKING NEWS : Diduga Depresi, Seorang Pria Di Batang Lakukan Aksi Pembacokan )

Kita selaku anggota Polres Batang, lanjut AKP Rendi Johan, sudah melakukan tugas sesuai dengan SOP yang diberikan oleh atasan. “Sehingga seluruh petugas tidak ada yang berani melanggar ketentuan.

Apalagi ada tim Sapu Bersih Pungli yang telah disiagakan di Polres Batang,” jelas AKP Rendi Johan. (*portalbatang)

(NoviaR/Radarpekalongan)

Loading...

Komentari - Centang untuk Berbagi

Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed