oleh

Dua Pekan di Gelar, 650 Pengendara di Batang Terjaring Operasi Zebra

-BATANG-Dibaca 448 Kali

PORTALBATANG.COM, Batang – Terhitung Selama dua pekan Operasi Zebra Candi 2016 akan digelar  diwilayah Polda Jawa Tengah, mulai dari tanggal 16-29 Nopember 2016. Dari awal digelarnya Operasi Zebra 2016, sudah ada sejumlah 650 pelanggar yang dilakukan tindak penilangan oleh jajaran kepolisian Polres Batang.

Kapolres Batang AKBP Joko Setiyono melalui Kasatlantas Polres Batang AKP Rendi Johan mengatakan, dalam pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2016 ini ada empat titik yang dirasa banyak tindak pelanggaran lalu lintas. Seperti pada jalan  Dokter Soetomo, jalan Gajah Mada, jalan Dokter Wahidin dan jalan Ahmad Yani.

“Keempat titik prioritas  tersebut merupakan penyangga kota Batang, dimana keempat titik tersebut banyak terjadi tindak pelanggaran lalu lintas. Dalam pelaksanaan Operasi Zebra ini kita menggunakan metode hunting, dimana setiap hari anggota kita melakukan patroli berkeliling kota dan menindak para pelanggar yang terlihat oleh kasatmata.

Seperti halnya para pelanggar yang  tidak menggunakan helm, spesifikasi kendaraan tidak sesuai prosedur dan berboncengan lebih dari dua orang,” jelas AKP Rendi Johan.

BACA : (BREAKING NEWS : Diduga Depresi, Seorang Pria Di Batang Lakukan Aksi Pembacokan)

Dalam pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2016, Polres Batang bekerjasama dengan pihak Unit Pelayanan Pendapatan dan Pemberdayaan Aset Daerah (UP3AD) Kabupaten Batang terkait Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang mengalami keterlambatan pembayaran. Pada setiap pelaksanaan operasi telah disediakan mobil Samsat Keliling bagi para pelangar yang pajak kendaraan bermotornya mengalami keterlambatan.

Kepala UP3AD Kabupaten Batang Roro Heruwati Wahyu S. SH, MM  menjelaskan bahwa razia bersama dengan Polri ini berkaitan dengan pajak kendaraan bermotor (PKB). Pada penyelenggaraan operasi zebra candi 2016 ini kita juga menyediakan mobil Samsat Keliling sebagai langkah jemput bola untuk para pengendara yang telat membayarkan pajaknya.

BACA JUGA  MIRIS, Miliaran Dibeli Begini Kondisi Dua Kapal Wisata Pantai Sigandu

“Apabila dalam razia tersebut ditemukan pelanggar yang belum membayar pajak kendaraan baik roda  dua maupun roda empat, masyarakat bisa langsung membayarkan pajaknya langsung ditempat.

BACA : (BREAKING NEWS : Diduga Depresi, Seorang Pria Di Batang Lakukan Aksi Pembacokan)

Saat dilakukan razia banyak warga masyarakat yang beralasan lupa untuk membayarkan pajaknya dan ada banyak kesibukan hingga akhirnya lupa untukmembayarkan pajaknya,” tutur Kepala UP3AD.

Sebagai warga negara yang baik, lanjut kepala UP3AD, kita harus tepat waktu dalam mebayarkan wajib pajak kendaraan bermotor. Dan bagi para pegawai negeri hendaknya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat denganmembayar pajak tepat pada waktunya. Diharapkan dengang diselenggarakan razia bersama ini bisa untuk peningkatan hasil dari kendaraan bermotor khusunya, sehingga akan mendukung pembangunan infrastruktur.

BACA : (BREAKING NEWS : 1 Minggu Hilang, Mayat Kakek Depok Batang Ditemukan di Parit)

“Dalam kesempatan tersebut, samsat keliling juga menjangkau daerah terpencil dan mensosialisasikan  balik nama antar propinsi sampai dengan 31 Desember 2016 dan dibebaskanuntuk biaya balik nama Provinsi.” tandasnya. (*portalbatang)

(NoviaR/RADAR)

Loading...

Komentari - Centang untuk Berbagi

Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed