oleh

BREAKING NEWS : Jembatan Pangempon Patah, Jalur Bawang-Limpung Mati

-BATANG, DAERAH-Dibaca 659 Kali

PORTALBATANG.COM, Bawang – Jembatan Pangempon di Kecamatan Bawang diketahui patah karena amblesnya salah satu pondasi, Jumat (25/11) sore. Akibatnya, jalur yang menghubungkan Kecamatan Bawang dengan Limpung itu praktis terputus.

Patahnya badan jembatan itu diduga karena derasnya arus air akibat banjir dari daerah atas. Tak seperti biasanya, debit air juga kemarin meluap sampai ke badan jembatan. Akibatnya, salah satu sisi pondasi (timur) turun antara 10 sampai 20 centimeter, sehingga badan jembatan yang berada tepat di atasnya mengalami patah.

“Kejadiannya sekitar pukul 15.30, karena sebelumnya memang hujan deras dan debit air yang disertai lumpur dari atas meluap. Bahkan, Jembatan Kaliputih di dekat Deles juga sudah putus, tetapi untungnya bukan akses ke pemukiman,” ungkap Camat Bawang, Dwi Riyanto AP MM, saat dihubungi via ponsel.

Jembatan Pangempon Putus
BREAKING NEWS : Jembatan Pangempon Patah, Jalur Bawang-Limpung Mati

Karena kondisinya membahayakan, lanjut dia, pihaknya langsung mengevakuasi jembatan dan berkoordinasi dengan Polsek Bawang agar dipasang police line. Patahnya jembatan membuat akses utama Bawang-Limpung terputus. Karena itu, pengguna jalan yang hendak melintas ke Limpung harus memutar ke Tersono dengan melewati Banteng dan Rejosari.

“Kita sudah pasang rambu penunjuk jalan di perempatan Puskesmas Bawang. Pengguna jalan juga bisa melewati Pujud dan Sangubanyu, nanti tembusnya juga Kecamatan Tersono. Hanya saja jalur itu lebih curam,” ucap Dwi.

Penanganan Darurat

Kejadian itu juuga sudah dilaporkan langsung ke Bupati Yoyok Riyo Sudibyo. Menurut Dwi, Bupati telah menginstruksikan dirinya untuk berkoordinasi dengan BPBD dan DBMSDA Batang agar ada penanganan darurat. “Untuk mengamankan lokasi, mala mini kami juga akan berjaga di sekitar jembatan guna mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan,” ucapnya.

Jembatan Pangempon Putus
BREAKING NEWS : Jembatan Pangempon Patah, Jalur Bawang-Limpung Mati

Kepala Pelaksana BPBD Batang, Yesaya Simanjuntak AP M Si mengatakan, kondisi jembatan yang patah itu sudah tidak bisa dilalui pengendara, termasuk roda dua. Untuk membantu mobilitas warga, Jumat malam Yesaya beserta tim BPBD juga meluncur ke lokasi untuk memasng tali dadung. “Karena besok (hari ini –red), banyak anak sekolah yang harus melewati jembatan, juga warga yang hendak ke pasar atau sawah. Ini sifatnya sementara, karena kondisinya rawan dan perlu pengawasan” ucapnya.

BACA JUGA  MENGEJUTKAN !!! POLRES BATANG Sita Belasan MIRAS Dalam Operasi PEKAT

Kecuali itu, Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah juga berrencana memasang jembatan darurat (bailey) atas permintaan DBMSDA Batang. sebab, selain menjadi akses penting, jembatan itu juga berada di lintasan jalan provinsi. “Insya Allah penanganan sementara disiapkan secara lintas sektoral. Prinsipnya, sesuai arahan Bupati, harus ada penanganan agar aktivitas warga tidak terlalu terganggu,” jelasnya. (*)

(Saef/RADAR)

 

Loading...

Komentari - Centang untuk Berbagi

Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed