oleh

Merosot Tajam, Ini DAK Fisik 2017 Kabupaten Batang

-BATANG-Dibaca 284 Kali

PORTALBATANG.COM, Batang – Sempat tak ada kejelasan, pagu dana perimbangan dari APBN untuk Kabupaten Batang di Tahun Anggaran 2017 akhirnya clear. Sayangnya, dari 11 item dana transfer daerah itu, pagu Dana Alokasi Khusus (DAK) justru merosot tajam dibandingkan pos yang sama di tahun 2016.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batang, Drs H Nasikhin MH, mengungkapkan, kejelasan soal dana perimbangan itu diperoleh belum lama ini melalui surat pemberitahuan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Sebelumnya, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terpaksa menggunakan asumsi dana perimbangan tahun 2016 saat pengajuan Nota Keuangan RAPBD 2017.

“Karena turunnya terlambat, sementara tahapan pembahasan RAPBD 2017 sudah harus dilakukan, sehingga kita pakai asumsi Penetapan 2016. Untungnya, ketika pagunya turun, RAPBD masih dalam pembahasan tingkat komisi, jadi proses revisinya tidak terlalu rumit,” ungkapnya saat dihubungi via ponsel, Selasa (15/11) sore.

Dana perimbangan merupakan pendanaan daerah yang bersumber dari APBN dengan sistem transfer dana dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah. Ada 11 item dari dana transfer daerah itu. Rinciannya, dana bagi hasil sumber daya alam (DBH SDA) pertambangan minyak bumi dan gas bumi Rp 468 juta, DBH PBB Rp 13,7 miliar, DAK khusus non fisik Rp 142,4 miliar, DAK fisik Rp 59,5 miliar. Dana Insentif Daerah (DID) Rp 44,8 miliar.

Berikutnya, DBH SDA Perikanan Rp 1,4 miliar, DBH pajak penghasilan PS 25 dan PS 29 wajib pajak orang pribadi dalam negeri (WPOPDN) dan pajak penghasilan PS 21 Rp 17,1 miliar, DBH SDA mineral dan batubara Rp 3 juta, dana desa (DD) Rp 190,9 miliar, Dana Alokasi Umum (DAU) Rp 790,8 miliar, dan DBH SDA Kehutanan Rp 571,6 juta.

BACA JUGA  GEGER!!! Ada Bocah Tenggelam di Pantai Sigandu

“Untuk DAU, pagunya tidak berkurang, sama dengan tahun 2016. Tetapi untuk DAK memang berkurang banyak, terutama untuk DAK fisik,” ujar Nasikhin.

Tahun 2016, total pagu DAK fisik untuk Batang mencapai Rp 110 miliar yang tersebar di seluruh SKPD. Namun pagu 2017 hanya dikucurkan Rp 59,5 miliar. “Kalau dibandingkan tahun 2016, maka penurunan pagu DAK fisik 2017 hampir mencapai separuhnya,” imbuh Nasikhin.

Penurunan pos DAK itu dimungkinkan masih menjadi bagian dari kebijakan efisiensi dalam postur APBN 2017. Karena terjadi penurunan, lanjut Sekda, maka kuantitas kegiatan fisik tahun depan juga dipastikan mengalami pengurangan.

(saef/RADAR/Portalbatang)
Loading...

Komentari - Centang untuk Berbagi

Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed