Miris, Siswa Ketahuan Bawa Kondom Obat Dalam Sidak P4GN di SMK Yapenda

oleh
Miris, Siswa Ketahuan Bawa Kondom Obat Dalam Sidak P4GN di SMK Yapenda
Laporan Radar Pekalongan

PORTALBATANG.COM, Kedungwuni – Bukannya serius belajar, seorang siswa SMK Yapenda Kecamatan Kedungwuni justru kedapatan membawa alat kontrasepsi berupa kondom dan dua tablet obat penenang pada saat jam pelajaran. Temuan ini terkuak ketika tim gabungan melakukan inspeksi mendadak di SMK tersebut, pagi kemarin (21/11).

BACA : 13 Pesona Wisata Kabupaten Batang Yang Menantang Traveler

Wakil Bupati Pekalongan sekaligus Ketua Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Arini Harimurti, yang memimpin sidak mengaku prihatin atas hasil temuan tersebut. “Saya prihatin. Tapi demi perbaikan bersama ini harus ditindak lanjuti sesuai dengan tugas dan fungsi lembaga masing-masing,” kata dia.

SMK Yapenda

Diterangkan, terkait temuan ini, pihaknya meminta kepada pihak terkait langsung melakukan pembinaan. Menurutnya, hal ini juga perlu ditelusuri oleh Polres Pekalongan untuk memberantas narkoba di wilayah Kota Santri.

BACA : BREAKING NEWS : Pria Tanpa Identitas Tertabrak Kereta di Batang

“Kami akan rutin melakukan sidak yang tempat dan waktunya tidak bisa dipastikan. Pergaulan bebas termasuk permasalahan narkoba kini telah menjadi permasalahan seluruh bangsa yang dampaknya telah terasa hampir di seluruh sendi kehidupan. Di Jawa Tengah sendiri jumlah pengguna narkoba sudah tercatat 1,5 persen dari penduduk,” katanya.

Pihaknya juga meminta tim sidak seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Polres Pekalongan, BNN dan Kesbangpol untuk melakukan kegiatan sosialisasi dan diseminasi informasi tentang bahaya narkoba kepada masyarakat secara rutin dan berkelanjutan.

BACA : 13 Pesona Wisata Kabupaten Batang Yang Menantang Traveler

Tujuannya, untuk menekan peredaran narkoba yang semakin meresahkan.

“Sosialisasi perlu dilakukan, baik melalui pendekatan secara langsung maupun melalui sosialisasi di media cetak atau elektronik. Kita harus bersama-sama mencegahnya, agar generasi penerus benar-benar menjadi generasi emas yang mampu menjadikan bangsa maju,” tegasnya.

BACA JUGA  Orang Tua Wajib Tahu, OSIS Ternyata Wadah Kepemimpinan

Menurutnya, semua pihak harus bergerak bersama, bahu-membahu, dan bekerjasama untuk menyelamatkan Bangsa ini dari jerat Narkoba mengingat Penyalahgunaan Narkoba dan Zat aditif lainnya membawa dampak yang luas dan kompleks bagi bangsa Indonesia.

BACA : BREAKING NEWS : Pria Tanpa Identitas Tertabrak Kereta di Batang

“Salah satu dampak yang bisa kita lihat sekarang antara lain seperti : perubahan sikap, kriminalitas, gangguan kesehatan, menurunnya produktifitas secara drastis tentunya banyak menyebabkan tindak kekerasan dan lain sebagainya,” jelas Arini.

Sementara, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan, Sri Sugiarti menuturkan, pihaknya akan melakukan sosialisasi setiap hari diberbagai sekolah untuk menekan pergaulan bebas siswa. “Kami selalu mengimbau kepada siswa agar dapat menjauhi pergaulan bebas, baik seks maupun narkoba yang bisa merusak mereka,” tandasnya.

Di samping memeriksa bawaan siswa, tim juga melakukan tes urin kepada seluruh siswa. Namun, hasilnya negatif. (*)

BACA : BREAKING NEWS : Pria Tanpa Identitas Tertabrak Kereta di Batang

(Hadiyan/Radar)

Loading...

Komentari - Centang untuk Berbagi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *