oleh

PENCARIAN NELAYAN BATANG, 5 Nelayan Batang Tewas

-BATANG-Dibaca 383 Kali

PORTALBATANG, BATANG – Sementara itu, hari kedua pencarian korban tenggelamnya KM Mulya Sejati di perairan laut Tuban kemarin (20/11) sekitar pukul 12.30 membawa hasil. Tiga dari 15 anak buah kapal (ABK) yang dinyatakan hilang ditemukan tak bernyawa di dalam buritan atau ruang belakang kapal yang karam di dasar laut. Dengan ditemukannya tiga korban, ABK yang masih hilang berjumlah 12 orang.

BACA : (BREAKING NEWS : 5 Nelayan Warga Batang Tewas Setelah Tabrakan Dengan Kapal Barang)

Hingga tadi malam sekitar pukul 21.15, baru satu identitas korban yang dirilis kepada media. Kasubag Humas Polres Tuban AKP Elis Suendayani mengatakan, tim Disaster Victim Identification (DVI) mengidentifikasi satu korban itu bernama Suwarno warga Pekalongan. ”Dua dua jenazah lain masih proses identifikasi,” kata dia kemarin.

Jasad ketiga korban yang didaratkan di pelabuhan PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) Jenu dengan menggunakan kapal KN SAR Surabaya 225 sekitar pukul 16.00, langsung diangkut ambulans ke kamar mayat RSUD dr. R. Koesma Tuban untuk identifikasi tim DVI.

BACA : (BREAKING NEWS : 5 Nelayan Warga Batang Tewas Setelah Tabrakan Dengan Kapal Barang)

Syahbandar Pelabuhan PT TPPI UPT Pelabuhan Brondong Boby Mulyana Kusuma kepada Jawa Pos Radar Tuban mengatakan, lokasi pencarian sudah diplot melalui GPS di titik 17 poin 4 mil dari wilayah PT TPPI. Saat tim SAR tiba di lokasi tenggelamnya kapal, kondisi hujan deras.

Dia memastikan, KM Mulya Sejati sudah diikat oleh kapal Thaison 4. Jadi tidak mungkin kapal yang terbelah menjadi dua bagian, buritan dan anjungan itu bergerak terseret arus. ”Ketiga korban ditemukan di sisi buritan. Seluruhnya berada di kamar. Kemungkinan dalam posisi tidur. Saat kejadian, mungkin mereka terjebak,” kata dia.

BACA JUGA  POLRES BATANG Gulung Komplotan Spesialis Sindikat Narkoba Batang

BACA : (BREAKING NEWS : Diduga Depresi, Seorang Pria Di Batang Lakukan Aksi Pembacokan)

Untuk mengevakuasi korban, terang dia, tim Basarnas dibantu Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) plus 22 kru kapal Thasion 4 menarik crain yang mengikat kapal nelayan tersebut. Tujuannya, untuk membalik buritan. Setelah buritan terbalik, empat penyelam dari Basarnas turun.

Karena kondisi cuaca di laut tidak bersahabat, pencarian lanjutan diagendakan besok atau Senin (21/11) hari ini. ”Cuaca pertama kita datang hujan deras. Agak siang gelombang dan arus mulai kuat. Sehingga terpaksa kita hentikan untuk pencarian korban,” tegas dia. (*)

BACA : (BREAKING NEWS : Diduga Depresi, Seorang Pria Di Batang Lakukan Aksi Pembacokan)

(DhiaT/RADAR/Portalbatang)

Loading...

Komentari - Centang untuk Berbagi

Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed