oleh

POLSEK TULIS Berhasil Ciduk Warga Bandar, Kasus Penipuan dan Penggelapan Motor Pelajar

-BATANG, DAERAH-Dibaca 2.497 Kali

PORTALBATANG.COM, TULIS – Pelaku penggelapan dan penipuan milik pelajar berhasil di ciduk polsek tulis. Pelaku berinisial M (22) dan AM (22).

Tersangka melakukan pengelapan dan penipuan sepeda motor vario dengan Nopol G 6185 BL. Kedua tersangka merupakan warga Dukuh Beringin RT 3/4, Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang.

Seperti PORTALBATANG yang berhasil mengutip dari POLRES BATANG, Mereka berhasil dibekuk saat asyik nonton layar tancep di Desa Bungkus Kecamatan Blado Kabupaten Blado pada Senin (19/12/16) sekitar pukul 21.00 wib.

Tersangka Penggelapan dan Penipuan Motor Pelajar Batang
Pelaku Kasus Penggelapan dan Penipuan Sepeda Motor Pelajar berhasil di Ciduk Polsek Tulis. (Photo : Humas Polres Batang)

“ Kedua pelaku sudah kami amankan dan periksa di Polsek Tulis,” ujar Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, SH, SIK, MHum melalui Kapolsek Tulis  AKP I Wayan Sono didampingi Kanit Reskrim Ipda Sugiyana pada Selasa (20/12/16).

BACA JUGA  Lutfi Warga Poncol Pekalongan Pengedar Sabu-sabu Berhasil Diciduk BNN Batang

Lebih lanjut Kapolsek menuturkan, mula kejadian pada Rabu tanggal 14 Desember 2016 Sekitar pukul  14.00 Wib Polsek Tulis menerima laporan adanya tindak pidana penipuan, penggelapan yang dilakukan oleh 2 (dua) orang tak dikenal.

Adapun pelaku saat melakukan aksinya tersebut dengan menggunakan 1 (satu) unit Spm Suzuki Smash warna hitam. Selanjutnya 2 (dua) orang pelaku tersebut berhasil membawa 1 (satu) unit Spm Honda Vario Nopol: G 6185 BL dan sebuah HP merk Cross milik korban yaitu ER (14) dan B (14) keduanya warga Bendan Kelurahan Pekalongan Barat Kota Pekalongan.

BACA JUGA  Akhiri Jabatan, Bupati Yoyok Riyo Sudibyo Berpamitan Dengan Ribuan Pelajar

Kedua korban bersama temannya yang juga berboncengan mengendarai Yamaha Vega dari arah pekalongan ditengah jalan tepatnya di Kecamatan Wonotunggal diikuti oleh kedua pelaku, namun kendaraan vega melaju kencang saat dihentikan kedua pelaku.

“Pelaku mengatakan, kenapa temanmu lari, padahal saya masih ada urusan sama dia. Dalih pelaku,” terang Kapolsek.

Kemudian kedua korban diboncengkan oleh kedua pelaku berkelililng dengan alasan mencari temanya yang naik vega. Namun bukan mencari temanya melainkan diajak berkeliling menyusuri sepnjang jalan.

Ditengah perjalanan M berkata  motornya  mogok karena kehabisan BBM, akhirnya korban dirayu M kemudian kendaraan Vario dikuasai M untuk memboncengkan kedua korban.

BACA JUGA  Penetapan Harga Tanah "TIDAK WAJAR" ? Warga BATANG Bisa Langsung Protes Ke Pengadilan

Ditengah perjalanan   sekitar pukul 13.30 wib sampai dengan pukul 14.00 wib dipinggir jalan Desa Sembojo, Kecamatan  Tulis, Kabupaten Batang kedua pelaku diturunkan. Dan motor dibawa kabur oleh M.

Mengetahui adanya laporan tersebut, anggota Unit Reskrim Polsek Tulis melakukan penyelidikan dan  mendapatkan informasi bahwa Spm Honda Vario tersebut diatas akan dijual oleh seorang penjual motor, beber kapolsek.

Guna mengejar buruanya, anggota Unit Reskrim Polsek Tulis menyamar  menjadi pembeli hingga akhirnya dapat mengamankan penjual Spm Honda Vario tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan didapatkan informasi bahwa 1 (satu) unit Spm Honda Vario tersebut diatas adalah milik 2 (dua) orang pelaku  yakni M dan T.

Lalu anggota Unit Reskrim Polsek Tulis mencari keberadaan pelaku.

Tak pelak, akhirnya dapat menangkap M saat nonton layar tancep di Desa Bungkus Kecamatan Blado.

Kemudian petugas melakukan pengejaran terhadap T. Anggota Unit reskrim Polsek Tulis  dibantu anggota  Unit Reskrim Polsek Blado, akhirnya berhasil membekuk (T) di jalan raya depan Pasar Kec. Blado.

BACA JUGA  Calon Bupati Batang Lafran-Urip Ajak PAC dan Randing PDI-P Rapatkan Barisan

Selanjutnya kedua pelaku diamankan bersama barang bukti, 1 (satu) unit Spm Honda Vario, warna merah, tahun 2010, Nopol: G 6185 BL,  STNK Vario, 1 (satu) unit Spm Suzuki Smash tanpa plat nomor, Uang tunai sebesar Rp. 200.000,- (dua ratus ribu rupiah), pungkas kapolsek.

Menurut pengakuan kedua pelaku, juga pernah beberapa kali melakukan pencurian sepeda motor di daerah Kecamatan Wonotunggal, Kecamatan Bandar dan Kecamatan Blado.

“Kami masih mengembangkan kasus ini, sementara itu kedua pelaku bisa dijerat dengan pasal 378 dan 372 KUHP,” tandas Kapolsek.(*)

Loading...

Komentari - Centang untuk Berbagi

Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed