TRAGIS !! Ternyata Mayat Dalam Karung di TERSONO BATANG Itu Ibu Tiri Pelaku

oleh
mayat dalam karung batang

PORTALBATANG.COM, Tersono – Terungkap !! Ternyata mayat dalam karung di Batang itu ternyata Ibu tiri Pelaku, Sungguh bejat kelakuan pelaku. Pelaku warga Banyuputih ini akhirnya menyerahkan diri ke Polres Batang.

Di lansir dari TRIBUNJATENG, Pelaku pembunuhan Tuminah (47), wanita yang ditemukan tewas dalam karung tergeletak di pinggir jalan Timbang-Tersono kilometer 5 pada Minggu (11/12/2016) lalu ternyata tetangga dekat korban.

BACA JUGA  Ini Tanggal Pernikahan Dzulkifar dan Ilaria Bule Cantik Asal Italy dan Nama Asli Ilaria

Pelaku bernama Ahmat Wahidi (30) telah menyerahkan diri. Dan yang mengejutkan, ternyata pelaku pernah menjadi anak tiri korban (Tuminah).

Mayat Dalam Karung
AKBP Juli Agung Pramono Kapolres Batang gelar perkara terkait kasus pembunuhan. Adalah pelaku pembunuhan Tuminah akhirnya menyerahkan diri, Kamis 15 Desember 2016.

“Dia (korban) pernah jadi ibu tiri saya, waktu saya kecil. Menikah sama bapak saya tapi cuma sebentar cerai lagi,” kata Ahmat, Kamis (15/12/2016).

Ahmat tega membunuh mantan ibu tirinya itu karena sakit hati ditagih hutang. Pelaku memiliki hutang Rp 4,5 juta yang dipinjam saat pelaku hendak memulai pekerjaannya sebagai petani.

BACA JUGA  335 Jama'ah Haji Batang Kloter 9 Dilepas Bupati Batang di Halaman Pedopo Kabupaten Batang

“Waktu itu baru mau garap lahan, saya tidak punya modal. Saya pinjam uang sama dia (korban), total Rp 4,5 juta. Tapi sudah tiga kali ditagih saya tidak bisa bayar, setiap nagih selalu pakai kata kata kotor,” katanya.

Setelah menghabisi nyawa Tuminah, Amat mengaku tidak bersembunyi hingga Rabu (14/12/2016). Dia hanya mendekam di rumah dan beraktifitas seperti biasa. Bahkan beberapa kali dia berkomunikasi dengan keluarga korban yang saat itu sedang berduka.

Pembunuhan Tersono Batang
AKBP Juli Agung Pramono Kapolres Batang gelar perkara terkait kasus pembunuhan. Adalah pelaku pembunuhan Tuminah akhirnya menyerahkan diri, Kamis 15 Desember 2016.

“Ya komunikasi biasa saja, saya tidak lari atau sembunyi. Cuma di rumah dan aktifitas biasa, saya takut akhirnya menyerahkan diri,” katanya.

Kapolres Batang, AKBP Juli Agung Pramono, mengatakan, pelaku akhirnya menyerahkan diri pada Rabu (14/12/2016) malam.

“Pelaku dihantui ketakutan setelah membunuh korban. Saya salut dengan sikapnya yang berani mengakui kesalahan dan menyerahkan diri,” kata pria yang akrab disapa Agung itu.

Ahmat dijerat pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (*)

Loading...

Komentari - Centang untuk Berbagi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *