oleh

GEGER !! Puluhan Warga BATANG Keracunan Nasi Uduk Alun-alun BATANG

-BATANG-Dibaca 2.390 Kali

PORTALBATANG.COM, Batang – GEGER !! Ini lah yang dirasakan warga sekita Alun-alun Kota Batang, pasalnya puluhan warga dari beberapa kecamatan di wilayah kabupaten Batang mengalami keracunan massal.

Kejadian keracunan massal ini terjadi pada Minggu siang (1/1/2017). Dari beberapa informasi yang di himpun PORTAL BATANG, keracunan berasal dari nasi Uduk yang mereka konsumsi.

Mereka membeli nasi uduk tersebut di salah satu lapak Ririn, penjual Nasi Uduk di sebelah sisi Barat alun-alun Kota Batang.

Korban keracunan nasi uduk di Batang.
Korban keracunan nasi uduk di Batang. (Photo : Portal Batang)

Seperti yang di kutip dari RADAR PEKALONGAN dan MERDEKA, Hingga saat ini, belasan korban dari beberapa keluarga yang mengalami keracunan masih mendapat perawatan intensif di beberapa rumah sakit di Kabupaten Batang. Seperti RS QIM dan RSUD Kalisari Batang.

Di RS QIM misalnya, saat ini masih ada 13 orang menjalani perawatan paska mengalami keracunan.

Sedangkan di RSUD Kalisari Batang hingga Senin (2/1) sudah tidak ada pasien yang menjalani perawatan usai mengalami keracunan, setelah sebelumnya ada tiga orang yang pasien keracunan yang mengalami rawat jalan.

BACA JUGA  Sering Palak Pengunjung Pantai Celong, Ini Alasan NM...

Selain itu, diduga ada beberapa warga lainnya yang menjalani perawatan di puskesmas. Petugas jaga RS QIM mengatakan, pada hari Minggu (1/1) sekira pukul 10.00 ada 20 orang pasien yang berdatangan.

Para pasien yang di duga akibat keracunan makanan tersebut segera dilarikan ke Intalasi Gawat Darurat (IGD) guna di lakukan penanganan pertama.

“Pasien keracunan, pertama datang sejumlah sembilan orang. Lalu, jeda waktu setengah jam datang lagi sejumlah 11 orang pasien yang keluhannya juga sama, keracunan. Saat di mintai keterangan, pasien mengatakan merasa mual-mual, pusing dan sakit kepala usai makan nasi uduk yang mereka beli dari seorang pedagang,” ujar salah satu penjaga yang tidak mau disebutkan namanya.

BACA JUGA  BREAKING NEWS : Diduga Depresi, Seorang Pria Di Batang Lakukan Aksi Pembacokan

Namun, sampai dengan Senin (2/1) tujuh orang pasien keracunan sudah boleh di pulangkan dan mendapatkan rawat jalan.

Sedangkan 13 orang pasien lainnya, saat ini masih mendapat perawatan.

“Sejumlah pasien mendapatkan perawatan di ruang berbeda. Pada ruang A ada enam orang yang masih menjalani perawatan. Seperti Teguh (46), Luqiana (16), Ayumi (9), Kayla (13), Nazwa (11) dan Ratu (8),” bebernya.

Sedangkan pada kelas B diisi oleh tiga orang pasien keracunan, yaitu ibu Rizki (41), Sdr Rizki (16) dan Rukaeni (65).

BACA JUGA  BREAKING NEWS, Truk Pengangkut Kertas Masuk Jurang Alas Roban

Pada kamar C ada pasien keracunan atas nama Surip (34). Di kamar D di isi oleh Jagad (10) dan Khusni (13). Dan pada kamar kelas E di isi oleh Dwi Kusuma (38).

“Ya,para pasien keracunan kebanyakan usia remaja dan anak-anak,” tuturnya.

Salah satu korban keracunan Surip (34) warga Pasekaran Indah Gg Dahlia membeberkan peristiwa yang dialaminya pada Minggu (1/1) tersebut.

Dia mengatakan pada Minggu (1/1) pagi sekira pukul 08.30 WIB dia dari rumah keluar untuk mencari makan di seputaran alun-alun Batang.

“Setiba di alun-alun akhirnya saya mendatangi salah satu warung makanan yang saat itu menjual Nasi uduk di pojok alun-alun Batang. Tepatnya berada di depan Alfa Mart alun-alun Batang. Saat itu pembeli nasi uduk juga rame, tidak hanya saya. Dan saya biasa membeli nasi uduk di warung tersebut. Jadi waktu itu saya tidak menaruh rasa curiga kalau di dalam nasi uduk tersebut ada sesuatu yang bisa menyebabkan keracunan. Lalu, sekira pukul 11.00 WIB, saya merasakan mual-mual, pusing bahkan sesak nafas usai makan nasi uduk tersebut. karena usai makan nasi uduk saya tidak makan apa-apa lagi,” ungkap Surip.

BACA JUGA  Mantan Bupati Batang Ini Akankah Maju Di Pilkada Jateng 2018?

Selanjutnya, Surip langsung dilarikan ke IGD RS QIM untuk mendapatkan pertolongan pertama. Dan apesnya Surip harus mendapatkan rawat inap, karena keadaannya tidak kunjung membaik.

“Mungkin ada ratusan orang lainnya yang sama nasibnya dengan saya. Mengingat pada saat itu kan hari Minggu, dan rame-ramenya orang berkumpul di alun-alun Batang. Tidak hanya warga Batang, Warga Pekalongan pun mungkin jadi korbannya,” ucapnya.

Surip mengatakan tidak akan mengajukan tuntutan ke penjual makanan yang menyediakan nasi uduk tersebut.

Dia mengatakan ikhlas dan menerima nasib yang saat ini dideritanya.

“Saya terima mas dan nggak bakal memberikan tuntutan. Tapi tetangga saya yang juga menjadi korban satu keluarganya akan mengajukan tuntutan ke pihak Kepolisian,” jelasnya.

Dengan adanya kasus keracunan yang menimpa puluhan warga Batang tersebut, jajaran Sat Intel Polres Batang dan Unit Reskrim Polsek Batang Kota tengah mengumpulkan sejumlah keterangan dari para saksi korban dan tengah melakukan penyelidikan terkait musibah adanya keracunan makanan ini.

BACA JUGA  Bak Film Hollywood, Polsek Gringsing Kejar - Kejaran Dengan Maling Kayu

Sedikitnya 15 korban keracunan yang dirawat inap di RS.QIM Batang antara lain ;

1. Triowantoro (45) swasta, warga Perum Pasekaran Jl. Plamboyan RT 1 RW 3, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang.

2. Riski Tri Rahayuningsih (40) swasta warga Jl. Plamboyan RT 1 RW 3 Kecamatan Batang.

3. Erlangga (16), pelajar kelas 1 SMA Jl. Plamboyan RT 1 RW 3, Kecamatan Batang.

4. Jagad (10), pelajar SD kelas 5 warga Jl. Flamboyan RT 1 RW 3 Kecamatan Batang.

5.Ratu. (8), kelas 3 SD warga Jl. Flamboyan RT 1 RW 3, Kecamatan Batang.

6. Surip (33), sopir warga Kelurahan Rowosari, Kota Semarang.

7. Rukaini (60) warga Kauman Gg 1 RT 5 RW1, Kecamatan Batang.

8. Kaila (13), pelajar SMP kelas 2 warga Kauman Gg 1 RT 5 RW 1 Kecamatan Batang.

9. Naszwa (11), pelajar kelas 6 SD warga Kauman Gg 1 RT 5 RW 1, Kecamatan Batang.

10. Teguh Saiku (46) swasta warga Jl Gajah Mada, Kelurahan Proyonanggan Tengah Kecamatan Batang.

11. Siti Munharifah (41), swasta warga Jl. Gajah Mada Kelurahan Proyonanggan Tengah, Kecamatan Batang.

Selanjutnya, korban dirawat di RS Siti Khodijah Kota Pekalongan yaitu;

1. H. Tarmuji (85) swasta warga Desa Kaliwareng Kecamatan Warungasem.

Kemudian tiga korban dirawat di RS Kalisari Batang yaitu;

1. Ayumi (9), pelajar SD kelas 4 alamat Jl Gajah Mada Kel.Proyonanggan Tengah Kecamatan Batang.

2. Oriza (9), kelas 4 SD warga Jl.Gajah Mada Kel.Proyonanggan Tengah Kecamatan Batang.

3. Kiki Lukiana (16), pelajar kelas 1 SMA alamat Jl. Gajah Mada Kel. Proyonanggan Tengah Kecamatan Batang

(*)

Loading...

Komentari - Centang untuk Berbagi

Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed