oleh

Menteri Kesehatan Kunjungi Batang, Anak Tidak Boleh Kekurangan Gizi

-BATANG-Dibaca 280 Kali
Laporan Suara Merdeka

PORTALBATANG.COM, Batang – Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Nila F Moeloek menilai Puskesmas Batang 2 yang terletak di ruas Jl.RE Martadinata, sangat baik dalam penanganan gizi. Namun demikian, ia selalu berpesan wanti-wanti, anak tidak boleh kekurangan gizi. Pemberian asupan makanan bergizi sehari-hari harus seimbang dan sesuai dengan kebutuhan. Pada usia balita apabila kekurangan gizi akan berakibat buruk terhadap kesehatan dan perkembangan anak di masa mendatang.

Menkes mengatakan hal tersebut di depan puluhan ibu hamil dan meyusui, termasuk balita, di halaman Puskesmas Batang II, kemarin.


Menteri Kesehatan Kunjungi Batang
Menkes ketika memberikan kata sambutan ketika kunker di Batang. (Photo : Suara Merdeka)

Menkes dalam kunjungan kerja (kunker) ke Batang , sebagai tindak lanjut kunker Presiden Joko Widodo di Desa Klidang Lor Kecamatan/Kabupaten Batang, dalam rangka Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada anak sekolah, ibu hamil dan balita kurang gizi, satu bulan yang lalu.

Dikatakan oleh Menteri sebagaimana ditegaskan Presiden Joko Widodo, dalam kurun waktu 30 tahun, bangsa Indonesia harus jadi bangsa yang kuat dan mampu bersaing dengan bangsa-bangsa maju di dunia. Syaratnya, anak-anak tidak boleh kekurangan gizi, dengan gizi yang cukup, anak-anak akan tumbuh sehat dan kuat.

“Maka saya minta kepada ibu-ibu untuk memberikan lauk ikan kepada anak-anak. Jangan berpantang kepada ikan, karena ikan kaya gizi dan protein. Selain memberikan lauk ikan, anak-anak perlu diberi makanan yang tepat, misal sayur-mayur dan telur. Juga kepada ibu-ibu hamil, ibu tidak boleh kekurangan gizi.” ujar Nila F Moeloek.

Menkes menambahkan, ibu hamil harus memiliki pola pengetahuan, seperti pola asuh dan bagaimana cara memberi makan, serta lingkungan perumahan harus dijaga.

“Ibu hamil harus benar-benar bertanggungjawab terkait gizi dan menjaga kesehatan itu yang paling utama,” tandasnya.

BACA JUGA  Polsek Blado Amankan Jalannya Pawai Madrasah Roudotutolibin Untuk Sambut Bulan Ramadhan

Dalam kesempatan tersebut Plt.Bupati Batang Nasikhin mengatakan, kunker Menkes di Puskesmas Batang 2 tersebut, menyadarkan kita semua betapa penting gizi bagi masyarakat. “Makanan termasuk lauk-pauk yang mengandung gizi cukup banyak. Yang menjadi masalah, kita belum tahu tentang gizi. Sehingga sosialisasi terkait gizi harus kita galakan,” kata Nasikhin.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Batang 2, Nurcholis, mengungkapkan setelah adanya Pemberian makanan Tambahan (PMT) bagi balita, juga dilakukan penyuluhan dan pembinaan kepada ibu yang mempunyai balita, agar memberikan makanan berbahan ikan atau menu lain dari kreasi sendiri.

Menkes didampingi Dirjen Kesehatan dan jajarannya, Kepala Dinkes Hidayah Basbhet, para Kepala Puskesmas dan Kepala OPD terkait, lalu meninjau ke rumah balita, Afiyah Hasna (4 th) anak dari pasangan Bambang Pranoto-Isro Janah, di Dukuh Pesalakan, Kelurahan Karangasem Selatan, yang merupakan penerima Pemberian Makanan Tambahan (PMT).(*)

Suara Merdeka / Portal Batang

Loading...

Komentar

Index Berita