oleh

Polemik Tanah Wakaf, Imbas Dari Pembangunan Ruas Jalan Tol Batang – Semarang

-BATANG-Dibaca 787 Kali

PORTALBATANG.COM, Batang – Polemik pembangunan ruas jalan tol Batang – Semarang terus menuai kontroversial. Pasalnya 16 tempat ibadah yang terdiri atas masjid, mushala dan beberapa madrasah dengan status tanah wakaf ini hingga kini tidak sepersen pun mendapatkan ganti rugi. Saat ditelusur, tanah tersebut terkena dampak lokasi pembangunan ruas jalan tol.

“Belasan tempat ibadah yang terdiri atas masjid, mushala, dan madrasah dengan status tanah wakaf itu hingga kini belum mendapatkan ganti rugi padahal tanah lokasinya sudah diratakan untuk ruas jalan tol Batang – Semarang,”ujar Rosyid selaku Kepala Kementrian Agama Kabupaten Batang, Senin (20/3/2017) seperti yang dikutip dari Antara Jateng.

Pihak dari Kementrian Agama Kabupaten Batang terlah memerintahkan pemberi Wakaf (nadzir) untuk langsung segera melakukan penyelesaian terkait tanah wakaf yang terkena dampak ruas jalan tol Batang – Semarang, imbuh kepala Kementrian Agama Kabupaten Batang itu.

Rosyid juga meminta para pemberi wakaf untuk langsung segera mengurus izin tersebut dari Menteri Agama, pasalnya tanpa izin dari Menteri Agama akan langsung berhadapan dengan hukum.

Terlepas dari Kementrian Agama Kabupaten Batang, Pelaksana Tugas (PLT) Bupati Batang Nasikhin mengharapkan pengurus takmir masjid, mushalla dan madrasah yang terkena imbas ruas jalan tol Batang – Semarang tersebut untuk mengajukan ganti rugi dengan menyertakan foto tanah wakaf beserta bukti kepemilikan tanah.

Untuk menerima ganti rugi masalah tanah wakaf ini memang istimewa, pasalnya harus memohon izin terlebih dahulu kepada kementrian agama.

Hanya saja khusus untuk tanah wakaf memang harus mendapatkan izin oleh Menteri Agama padahal tanah wakaf di Kabupaten Batang hampir sebagian besar belum ada AIW, artinya masih milik pribadi yang belum diwakafkan (haknya masih nama induk sertifikat). Kalau seperti itu adanya, harus ada kesepaktan ahli waris dari para `nadzhir`,” tandasnya. (*)

Loading...

Komentari - Centang untuk Berbagi

Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed