oleh

Dalam Dua Hari, Satpol PP Batang Razia 22 PSK

-BATANG, DAERAH-Dibaca 2.060 Kali
Laporan Akhmad Saefudin – Radar Pekalongan

PORTALBATANG.COM, Batang – Sungguh miris, Satpol PP Kabupaten Batang dalam Dua Hari berhasil menjaring 22 PSK (Pekerja Seks Komersial). Satpol PP Menjaring 22 PSK ini di sejumlah lokasi warung remang-remang di kabupaten Batang.

Dalam Razianya ini, Satpol PP melakukan razia pertama pada Rabu (8/3/2017) malam di beberapa lokasi yang diduga menjadi tempat prostitusi yakni Boyongsari dan Bong Cino Kecamatan Batang, Jrakahpayung Kecamatan Tulis, Wuni Kecamatan Subah, dan Sembung.

Satpol PP Batang
Satpol PP Batang merazia 22 PSK. (Photo : Radar Pekalongan)

Di razianya yang pertama tersebut Satpol PP berhasil ringkus 14 PKS, Seperti lansiran dari Radar Pekalongan Untuk kepentingan itu, personel Satpol bahkan harus bergadang sampai menjelang pagi.

“Karena ini operasi pertama, maka sifatnya adalah pembinaan. Jadi, setelah dilakukan pemberkasan oleh PPNS dibantu Korwas dari Polres, 14 PSK ini kita kembalikan ke keluarga masing-masing,” ungkap Kepala Satpol PP Batang, Dra Suresmi, Jumat (10/3).

Meski dikembalikan, 14 PSK diminta menandatangani berita acara berisi surat pernyataan. Kata Suresmi, dalam surat itu setiap PSK berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya karena bertentangan dengan perda.

BACA JUGA  Haji Terdaftar Tahun 2016 Akan Diberangkatkan Tahun 2038

Operasi lanjutan dilakukan kemarin siang sampai sore dengan sasaran khusus di Bong Cino. Petugas kembali sukses menjaring 8 perempuan yang diduga PSK. Sampai berita ini ditulis, proses pemberkasan sedang dilakukan Penyidik PNS (PPNS) Satpol PP dan Korwan dari Polres, Darwanto.

“Dari keterangan awal, delapan wanita ini mengaku hanya pemandu lagu. Tetapi ini masih diproses untuk memastikan kebenarannya,” kata Kabid Penegakan Peraturan Perndang-undangan Satpol PP Batang, Tri Teguh Ridarwanto SH didampingi Kasie Penyidikan dan Penindakan (Dikdak), Surya Sujana SH, kemarin petang.

Sejak awal tahun, ini adalah operasi pertama yang dilakukan Satpol PP untuk merazia tempat-tempat prostitusi di Kabupaten Batang. Sebelumnya, bersama Dishubkominfo dan OPD terkait lain serta dukungan forkompinda, mereka melakukan tahapan penutupan dua pangkalan truk yang diduga menjadi praktek prostitusi, yakni Tamanan dan Penundan, medio Januari lalu.

BACA JUGA  Pemerintah Batang Targetkan 18 Kampung KB

Menurut Teguh, razia prostitusi akan terus dilakukan secara rutin sepanjang tahun 2017 guna menegakan Perda Nomor 4 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Perda 6 Tahun 2011 tentang Pemberantasan Pelacuran di Wilayah Kabupaten Batang. “Yang jelas masih ada kegiatan sejenis yang kita agendakan sampai akhir tahun nanti,” ucapnya.(*)

Radar Pekalongan / Portal Batang

Loading...

Komentari - Centang untuk Berbagi

Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed