oleh

Bertahun-tahun Terisolir, Akhirnya Warga Desa Pranten Bawang Batang Punya Jalan Tembus

-BATANG, DAERAH-Dibaca 1.543 Kali

PORTALBATANG.COM, Bawang – Keinginan warga Desa Pranten Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah ini merupakan desa terluar sekaligus menjadi perbatasan antara kabupaten Batang dan juga Wonosobo untuk membangun jalan tembus sepanjang 2 kilometer melewati Bawang-Pranten-Dieng agar tidak terisolir akhirnya tercapai juga.

Warga desa pranten yang kebanyakan bermata pencaharian sebagai petani kentang, pemetik teh dan sayuran ini bergotong royong untuk membuat jalan tembus ini, pasalnya mereka harus “merubuhkan” bukit cadas keras yang mendiami kawasan itu selama berabad-abad didesa tersebut.

Namun berkat kegigihan mereka, akhirnya jalan yang dapat dilewati 2 kendaraan bermotor roda empat ini pun jadi.

Pembangunan Jalan Desa Pranten
Pembangunan Jalan Desa Pranten Kecamatan Bawang Kabupaten Batang. (Syilvia/PortalBatang)

Dikatakan, pembangunan jalan tembus ini memakan biaya sebesar 4 Milyar. Dana tersebut di peroleh dari swadaya warga setempat dan dibantu dana aspirasi sebesar 1,4 Milyar yang digelontorkan oleh anggota DPRD Batang.

“Alhamdulillah, kami semua segenap warga Desa Pranten tidak lagi terisolasi lagi setelah berhasil menjebol bukit cadas yang keras ini, hingga akhirnya jalan tembus yang kami buat dengan gotong royong ini selesai”, Ujar Edy yang merupakan kepala desa pranten, Selasa (14/3/2017).

BACA JUGA  Cek Keamanan Komplek Perbankan ,Ka SPKT Polsek Limpung Sampaikan Pesan Kamtibmas Kepada karyawan dan Satpam Bank Jateng

Sementara itu, Teguh yang merupakan Anggota DPRD Batang yang ikut menggelontorkan dana sebesar 1,4 Milyar tersebut mengungkapkan bahwa dia sangat peduli terhadap keinginan warga Desa Pranten yang terisolir. Mereka harus memutar jauh berkilo-kilometer hanya untuk menjual hasil pertaniannya.

“Agar jalan tembus cepat diselesaikan, kami juga gunakan seluruh dana aspirasi sebesar 1,4 Miliar. Dana tersebut merupakan dana di Tahun 2016 yang kemudian kami salurkan untuk membantu keinginan warga pranten”. Ujar Tegus.

Sebelumnya, Warga desa pranten mengungkapkan bahwa Teguh yang merupakan DPRD Batang ini merupakan putra kelahiran desa pranten. Alhasil, teguh pun mengetahui bahwa desanya memang terisolir dan butuh jalan tembus.

“Walaupun jalan ini masih berupa macadam, namun jalan ini sudah bisa di lalui dua lajur untuk roda empat” Imbuh Tegus yang merupakan Anggota DPRD Batang dan putra asli Desa Pranen tersebut. (*)

Loading...

Komentari - Centang untuk Berbagi

Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed