oleh

Bak Film Hollywood, Polsek Gringsing Kejar – Kejaran Dengan Maling Kayu

-BATANG, DAERAH-Dibaca 929 Kali
Laporan Amad Nurfaqom, Portal Batang

PORTALBATANG.COM, Gringsing – Polisi meringkus komplotan maling kayu bersenjata api. Komplotan beranggota tiga orang itu beraksi di Petak 91 A hutan lindung RPH Karangjati BKPH Plelen, KPH Kendal Masuk wilayah Dukuh Krangkeng, Desa Tedunan, Kecamatan Gringsing pada Sabtu (1/4) sekitar pukul 03.30 WIB.

Saat dilakukan upaya penangkapan, mereka tengah mengangkut Kayu Sono. Penyergapan terhadap ketiga pelaku juga sempat diwarnai aksi kejar kejaran dan tembakan senjata api.


Seperti lansiran dari Humas Polres Batang, “Ketiganya kami tangkap  di jalan Desa Madugowong Kecamatan Gringsing. Ketiganya yakni LH (30) dan RH (22) warga  Dukuh Cendono  Desa Tembok Kecamatan Limpung  serta TA (53) warga Dukuh Tegal Ombo Kecamatan Tersono,” terang Kasubag Humas Polres Batang AKP Warsito, Minggu (2/4) siang.

Bak Film Hollywood, Polsek Gringsing Kejar - Kejaran Dengan Maling Kayu
Polsisi menunjukkan Barang Bukti. (Photo : Humas Polres Batang)
BACA JUGA  FOTO : Penyerahan Hibah Tanah Pemkab Batang ke UNDIP

Saat ini, ketiga pelaku sedang dimintai keterangan di Mapolsek Gringsing. AKP Warsito menuturkan, mula kejadian pada Sabtu (1/4/17),  saat anggota melakukan  patroli, lalu mendapat kabar  dari warga  kalau ada truk diesel warna merah Nopol H 1894 GP yang sedang membawa kayu.

“Lalu kami bersama anggota menghadang di tiga titik jalan Desa Madugowong,” jelas AKP Warsito.

Sekitar pukul  03.30, Truk Diesel warna merah nopol H 1894 GP melintas dikawal sepeda motor Beat warna hitam dengan pengendara berboncengan yang menyandang senjata api. Melihat hal itu, polisi  yang menghadang memberi peringatan dengan tembakan. Sehingga,  sepeda motor berhenti di depan truk  dan langsung ditangkap.

BACA JUGA  SIAL !! Di Tinggal Kabur Kawanannya, Bandar Judi Ini Diciduk Polsek Batang

Saat itu,  Truk yang ada di belakang motor ikut  berhenti. Pengemudi Truk tampak gugup, tiba tiba  langsung keluar dari Truk dan lupa mematikan mesin. Padahal, kondisi jalan berupa tanjakan. Akibatnya,  truk mundur dan menabrak warung .milik Sunardi  (65) warga setempat. Warga yang melihat hal ini langsung emosi dan  menghajar pengemudi truk  hingga babak belur.

Polisi lalu menciduk pelaku dan  mengamankan truk Diesel warna merah No Pol H 1894 GP bermuatan Kayu Sono serta senapan angin.  Saat ini, polisi masih mengembangkan kasus ini.  Ditaksir 4 batang Kayu Sono itu seharga Rp.  90 juta. Sedangkan kerugian warung  milik Sunardi yang rusak sekitar  Rp  5 juta. (*)

Loading...

Komentar

Index Berita