oleh

Akibat “JANJI PALSU”, Ratusan Warga Kabupaten Batang Turun Kejalan Tuntut PT Bimasena Power Indonesia (BPI)

-BATANG-Dibaca 889 Kali
Laporan Amad Nurfaqom, Portal Batang

PORTALBATANG.COM, Kandeman Polemik PLTU Batang kembali menggeliat, Ratusan warga Kabupaten Batang dari berbagai lapisan masyarakat menggelar aksi unjuk rasa, Selasa (4/4/17). Dalam aksinya, ratusan warga Batang ini menutut akses jalan Sulan Agung dan memboikot truk pengangkut material yang melewati jalan tersebut untuk pembangunan PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap).

Aksi unjuk rasa ini merupakan imbas dari kekecewaan warga yang merasa ditipu oleh PT Bimasena Power Indonesia selaku konsorsium pembangunan PLTU di Batang.


Menurut Koordinator dalam aksi ini warga sekitar yang terdampak PLTU Batang tidak menerima pelatihan atau memberdayakan warga sekitar sesuai keahlian dan kebutuhan pembangunan PLTU di Batang.

PT Bimasena Power Indonesia (BPI) malah menggunakan tenaga dari luar Kabupaten Batang, hal ini lah yang membuat geram warga sekitar terdampak pembangunan PLTU.

“Sebelum pembangunan PLTU dimulai, akan memberdayakan masyarakat Batang sesuai keahlian dan kebutuhan. Tetapi kenyataannya mereka menggunakan tenaga dari luar kota,” seru Zanudin, seperti yang dilansir dari Suara Merdeka.

BACA JUGA  Agar Aman dan Nyaman, Polsek Tersono Giatkan Patroli Backbone

Ia menambahkan, oleh karena itu pihaknya menuntut agar tenaga kerja maupun pengusaha lokal diberdayakan secara optimal dalam rangka pelaksanaan pembangunan PLTU.

“Misal seperti di bidang konstruksi, pengadaan material golongan C dan lainnya. Kalau tuntutan kami tidak dipenuhi, kami akan tetap memblokir jalan Sultan Agung agar truk pengangkut material tidak bisa lewat,” tegas Din Bombat.

Usai berorasi di ruas jalan Sultan Agung, masa pengunjuk rasa bergerak menuju power blok lokasi pembangunan PLTU di Ujungnegoro. (*)

Loading...

Komentar

Index Berita