oleh

Minggu Depan, PT. Geo Dipa Energi Berjanji Bakal Tuntaskan Kompensasi Kebocoran Sumur Gas

-BATANG, DAERAH-Dibaca 288 Kali
Laporan Zaenal Arifin, Portal Batang

 PORTALBATANG.COM, Baawang – Pj Bupati Batang Siswo Laksono meninjau kebocoran sumur gas milik  PT. Geo Dipa Energi Dieng yang berada di Desa Karang Tengah Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegera, Selasa (16/5/2017), yang disambut oleh Jajaran Direksi PT. Geo Dipa Dieng.

Pj Bupati Batang Siswo laksono dalam kunjungannya mengatakan, kunjungannya selaku pemerintah Kabupten Batang ke PT. Geo Dipa ingin mengetahui sejauh mana tingkat kerugian masyarakat akibat terdampak kebocoran sumur gas tersebut, dan bagaimana terkait kompensasi masyarakat terdampak serta penyelesaian kebocoran gas.

“Setelah kami ketemu dengan direktur PT. Geo Dipa Dieng, ternyata sudah ada kesepakatan dengan masyarakat terdampak kebocoran gas untuk diberikan santunan atau kompensasi,  sehingga hari ini ada simbolis pemberian kompensasi,” kata Pj Bupati, Selasa (16/5/2017).

Lebih lanjut, Siswo Laksono mengimbau kepada masyarakat terdampak kebocoran sumur gas guna memperlancar pencairan kompensasi, masyarakat diharapkan segera menyerahkan apa yang menjadi persyaratan yang diminta oleh PT Geo Dipa.

“Untuk mempercepat pencairan kompensasi, masyarakat harus memenuhi apa yang menjadi persyaratan untuk dan wajib agar kompensasi ini diberikan kepada yang berhak,” kata Pj Bupati Batang.

BACA JUGA  Harga Cabai Merah dan Bawang di Batang Terus Merangkak Naik

Pihaknya berharap kepada masyarakat setelah selesainya pembayaran kompensasi klaim pertanian warga segera untuk dibelikan bibit tanaman dan mulai menanam kembali, agar keberlangsungan hidup tidak ada yang dirugikan.

“Setelah pembayaran kompensasi maka selesailah permasalahan dengan PT. Geo Dipa terkait dengan kerugin masyarakat tanaman masyrakat,” jelas Pj Bupati Batang.

Direktur Utama PT. Geo Dipa Energi ( Persero ) Riki ibrahim menyampaikan permintaaan maaf kepada masyarakat yang terkena maupun terdampak kebocoran gas tersebut.

Dengan kebocoran gas, banyak warga yang rugi terkena uap dan garam sehingga tanaman pertanian dan atap rumah atau seng banyak yang rusak maupun mati.

BACA JUGA  Pasar Minggon Jatinan Sediakan Aneka Permainan Dan Jajanan Tradisional Asli Batang

“Atas nama perusahaan kami minta maaf kepada masyarakat atas kejadian ini yang tidak kita harapkan dan musibah ini di luar kontrol, dan ini musibah bukan faktor kesengajaan dari kami,” ujar Riki Ibrahim.

Dia menyampaikan, perusahaan tetap berkomitmen menyelesaikan serta membetulkan  kerusakan kebocoran sumur gas yang mana sudah dimatikan sumur gas tersebut.

Sebab, pembetulan kebocoran sumur gas mendapatkan asuransi sehingga tidak merugikan keuangan negara.

“Perusahaan berkomitmen memberikan kompensasi  sebagai penggantian tanaman warga, namun semuanya melalui proses jadi tidak serta merta langsung di berikan kompensasi.” jelasnya.

Supaya tidak berdampak masalah hukum dikemudian hari dalam memberikan kompensasi.

BACA JUGA  RESMI!! Ini Tanggal Pendaftaran CPNS 2018 di Jawa Tengah

Perusahaan sangat berhati-hati sekali karena perusahaan dalam mengeluarkan uang harus melalui izin dan pemeriksaan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Hal itu dilakukan untuk menghindari kesalahan administrasi yang berdampak hukum.

”Kami akan secepatnya menyelsaikan pembayaran kompensasi warga terdampak kebocoran sumur gas, paling lambat sebelum lebaran sudah selesai tapi akan kami usahan minggu depan harus sudah selesai,” janji Dirut Geo Dipa Energi.

Adapun jumlah korban kebocoran gas yakni sebanyak 600 warga pemilik lahan yang berada di wilayah Batang dan Banjarnegera.

Dalam pembayaran kompensasi setiap warga terdampak harus menyertakan tanda bukti kalim seperti sertifikat, tanda bukti SPPT, tanda bukti sewa menyewa bagi warga yang bukan pemilik tanah.

BACA JUGA  Survei Membuktikan, Masyarakat BATANG Punya Pengetahuan PILKADA Sangat Tinggi

“Untuk kompensasi telah disepakati warga terdampak terkait perhitungan ganti rugi dengan menggunkan metodologi Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP),” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga di serahkan Bantuan Pemerintah Kabupaten Batang kepada warga terdampak kebocoran sumur gas desa Pranten dan penyerahan pembayaran kompensasi warga terdampak. (*)

Penulis : Zaenal Arifin
Editor : Novita Dwi Rizky

 

Loading...

Komentari - Centang untuk Berbagi

Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed