Lalin Mati di Pekalongan, Warga Bingung dan Muncul Pak OGAH Dadakan

oleh -Dibaca 116 Kali
Lalin pekalongan
Lampu lalu lintas (lalin) atau traffic light di sejumlah persimpangan Kabupaten Pekalongan mati, kemarin.

PORTALBATANG.ID, PEKALONGAN – Lampu lalu lintas (lalin) atau traffic light di sejumlah persimpangan Kabupaten Pekalongan mati. Hal ini sempat membuat warga bingung, lantaran lampu lalin yang belum lama dipasang sudah tak menyala, salah satunya di perempatan Podo, Kedungwuni yang padat dengan arus kendaraan.

Ternyata, matinya lampu lalu lintas tersebut dikarenakan mode flash light yang sebelumnya diaktifkan selama musim Syawalan.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pekalongan Achmad Mukhlisin, kemarin.

“Itu kan karena kemarin volume kendaraan banyak. Kalau dinyalakan akan terjadi kemacetan,” kata Mukhlisin saat dikonfirmasi Radar Pekalongan, kemarin.

BACA JUGA  Sopir Terjepit, Sebuah Truk Seruduk Rumah di Depan Mako Brimob Kalibanger

Pihaknya telah berkoordinasi dengan tim teknik di dinasnya terkait hal tersebut. Rencananya lampu lalu lintas itu akan kembali dinyalakan sesuai fungsinya.

“Kita juga sudah koordinasi dengan pihak Polsek Kedungwuni, terkait hal tersebut,” kata dia.

Dikatakan, sejauh ini tidak ada masalah dengan matinya lampu lalu lintas di pertigaan Podo maupun di perempatan Podo Kedungwuni.

Hanya saja, banyak pertanyaan yang timbul dari masyarakat. Khususnya lampu lalin yang berada di perempatan Podo yang baru dipasang pada Ramadan kemarin.

BACA JUGA  Nekat Jualan Togel Hongkong di Depan Rumah, Wasturi Warga Kedungwuni di Ciduk Polisi

“Ada sih warga yang bertanya, kok mati. Sebenarnya, itu memang kita lakukan karena padatnya arus saat Syawalan kemarin. Kita nyalakan mode flash. Tapi tadi saya sudah koordinasi, hari ini (kemarin sore, red), lampu akan nyala lagi,” terang Mukhlisin.

“Beberapa ada yang mengeluh karena lampu lalin mati, pak ogah bermunculan,” tambahnya. (Yan/RDP/PortalBatang)

Loading...

Komentari - Centang untuk Berbagi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *