Curug Siwatang, Menikmati Sejuknya Air Pegunungan di Kota Pekalongan

oleh
Curug Siwatang
Curug Siwatang, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan. (Photo : Berbagai Sumber)

TRAVEL – udara Paninggaran langsung bikin segar. Wilayah yang terletak di dataran tinggi selatan Ibukota Kabupaten Pekalongan ini menyimpan beragam obyek wisata yang sungguh ciamik untuk dinikmati.

Salah satu obyek wisata yang bikin betah pengunjung untuk berlama-lama menikmati kesegaran udara dan keindahan panorama adalah Curug Siwatang. Curug (air terjun) ini berada di Dukuh Panumbangan, Desa Lambanggelun, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan.

Air curug yang begitu jernih, dengan kolam alami yang cukup luas untuk berenang membuat Curug Siwatang menjadi incaran para pelancong untuk berkunjung.

Curug Siwatang
Curug Siwatang, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan. (Photo : Berbagai Sumber)
BACA JUGA  Wisata Batang Agrowisata Clapar, Wisata Alam Sembari Belajar

Selain area curug, pengelola juga menyediakan arena keluarga berupa rest area yang bisa dinikmati bersama orang-orang tercinta. Di area rest area, pengunjung disediakan gardu pandang, aneka ayunan gantung dan beberapa tempat duduk untuk beristirahat.

Pengunjung dapat menikmati gardu pandang yang berjarak sekira 80 meter dari tempat parkir utama. Hamparan pohon pinus yang hijau tertata apik membuat mata lebih adem. Selain itu, pengelola juga menyediakan spot-spot menarik untuk berswafoto.

Curug Siwatang
Curug Siwatang Banjir, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan. (Photo : Berbagai Sumber)
BACA JUGA  Wisata Baru Sibiting Kembanglangit Blado

Untuk menuju ke obyek wisata Curug Siwatang dapat dilakukan dengan melewati Kajen ke arah Linggo Asri, kemudian dilanjutkan perjalanan lima kilometer ke arah Paninggaran. Dari pos ojek Sitatah, ambil kanan menuju arah SMPN 2 Paninggaran. Selanjutnya perjalanan diteruskan sekira tiga kilometer menuju arah Curug Siwatang.

Selain Curug Siwatang, ada dua curug terdekat yang layak dicoba untuk dinikmati. Kondisi ekstrim untuk menuju dua curug tersebut, membuat warga lokal tidak mengijinkan pengunjung mendatangi curug tersebut. Namun jika anda mempunyai kemampuan lebih dalam menaklukkan medan yang curam dan ekstrim, disertai dengan bekal yang cukup, seperti tali-temali untuk pengaman, tidak ada salahnya untuk dicoba. (*)

Penulis : Eva Abdullah
Editor : Portal Batang
Loading...

Komentari - Centang untuk Berbagi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *