LUAR BIASA! Nessa Rifdawati Kusuma 18 Tahun Jadi Calon Haji Termuda

oleh -Dibaca 169 Kali
Nessa Rifdawati Kusuma calon haji termuda
Pemberangkatan Haji

PORTALBATANG.ID, PEKALONGAN – Pelepasan 939 calon jamaah haji (Calhaj) asal Kabupaten Pekalongan akan dilaksanakan hari ini, Selasa (17/7), oleh Bupati Asip Kholbihi di pendopo.

Pemberangkatan calhaj terbaru dalam tiga kloter, yakni Kloter 6 pada pukul 05.30 WIB, Kloter 7 pukul 08.30 WIB, dan Kloter 8 pukul 21.00 WIB.

Dari rombongan Calhaj tersebut, terdapat seorang remaja yang masih berusia 18 tahun yang tahun ini bisa berangkat menjalankan rukun Islam kelima.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kajen, H Kasiman Mahmud Desky MAg, menyampaikan, jamaah calon haji Kabupaten Pekalongan tahun 1439 H/ 2018 yang akan menunaikan haji ke tanah suci sebanyak 939 orang dari 17 Kecamatan di Kota Santri.

BACA JUGA  KPU Kota Pekalongan Musnahkan 8.373 Surat Suara Rusak

Mereka terbagi dalam tiga kloter, yakni Kloter 6 (344 orang), Kloter 7 (355 orang) dan Kloter 8 (247 orang).

“Jumlah jamaah calon haji laki-laki sebanyak 434 orang dan jamaah calon haji perempuan sebanyak 507 orang. Adapun jadwal keberangkatan yaitu, Selasa (hari ini (17/7), red).

Menurut Kasiman, jamaah calon haji Kabupaten Pekalongan yang tertua berusia 87 tahun atas nama Zuhro dari Wonopringgo dan yang termuda berusia 18 tahun atas nama Nessa Rifdawati Kusuma dari Buaran.

Jamaah Calon Haji Kabupaten Pekalongan Tahun 1439 H/ 2018 M, dilihat dari jenis pekerjaan yaitu PNS 208 orang, TNI/Polri 2 orang, pedagang 256 orang, tani/ nelayan 41 orang, pegawai swasta 159 orang, ibu rumah tangga 253 orang dan pelajar/ mahasiswa 20 orang.

BACA JUGA  Wanita Asal Rogoselo Ini, Berperan Penting di TMMD Kodim Pekalongan

“Apabila dilihat dari jenis pendidikan, lulusan SD yang terbanyak yakni 299 orang. Lainnya yaitu lulusan SMP 161 orang, SMA 234 orang, D1/D2/D3/D4 61 orang, S1 ada 172 orang, dan S2 ada 12 orang,” imbuh Kasiman.

Sementara Bupati Pekalongan Asip Kholbihi meminta kepada seluruh jamaah calon haji untuk menjaga kesehatan.

“Kepada para petugas baik dari TPHD maupun TKHD untuk meningkatkan profesionalitas. Tolong dampingi para jamaah haji agar bisa melaksanakan ibadah haji dengan nyaman,” ujar Bupati.

BACA JUGA  Pasar Darurat Terpusat di Patiunus, Pedagang Pasar Banjarsari Histeris!

Hasil evaluasi dari Kementerian Agama RI tentang pelaksanaan haji Kabupaten Pekalongan tahun 2017 baik sekali.

“Sesuai UU Haji yang mengharuskan agar pemerintah kabupaten menfasilitasi sarana transportasi dari daerah asal ke embarkasi maupun ke debarkasi. Nah ini di Kabupaten Pekalongan sudah dipenuhi secara penuh sejak 2017. Tidak hanya itu, kita siapkan tenaga pendamping yang ahli dan profesional,” papar Bupati.

Loading...

Komentari - Centang untuk Berbagi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *