oleh

DIGUYUR MILYARAN RUPIAH, THR Kramat Batang Dipoles Kembali

-BATANG-Dibaca 229 Kali

PORTALBATANG.ID, BATANG – Keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang untuk membangun dan menghidupkan kembali Taman Hiburan Rakyat (THR) Kramat (THR KRAMAT terus dilakukan.

Tahun ini, dana sebesar 1,3 milyar disiapkan untuk melanjutkan pembangunan yang belum selesai.


Bupati Batang, Wihaji, saat melakukan peninjauan di lokasi THR Kramat mengakui bahwa pembangunan THR Kramat memang belum selsesai.

Sehingga, kolam renang yang di gadang gadang akan menjadi kolam berstandar nasional itu belum bisa difungsikan.

Karena itu, tahun ini Pemkab kembali menggelontorkan anggaran sebesar Rp 1.324.730.000 untuk penyempurnaan.

BACA JUGA  POLEMIK GALIAN C BERLANJUT, Warga Wonotunggal Serbu Kantor DPRD Batang

“Paketnya masih dalam tahapan proses lelang di LPSE. Harapannya, dengan adanya tambahan dana itu, kolam yang nantinya akan kita jadikan sebagai ikon untuk perlombaan profesional tersebut dapat terselesaikan sampai dengan finishing,” ungkap Wihaji.

Tak hanya itu, lanjutnya, setelah selesai pembangunanya Pemkab Batang akan berusaha mempromosikan objek wisata dengan menggelar even – even olahraga renang tingkat nasional.

Pun dengan even kesenian dan budaya yang bisa mengundang wisatawan dalam negeri maupun luar negeri.

“Akan kita agendakan setiap tahunya even – even nasional baik olahraga, budaya dan kesenian sebagai bagian dari promosi Batang sebagai surganya Asia untuk menuju program visit to Batang 2022,” kata Wihaji.

Menurutnya, obyek wisata THR Kramat merupakan destinasi wisata legendaris bagi masyarakat Batang sebelum Pantai Sigandu dan Ujungneoro.

BACA JUGA  MIRIS, Miliaran Dibeli Begini Kondisi Dua Kapal Wisata Pantai Sigandu

Diera tahun 1990, THR Kramat menjadi idola masyarakat untuk mengisi liburan, yang mana setiap Juma’t Kliwon pemerintah mendatangkan artis Ibu Kota Indonesia.

“THR Kramat menjadi bahan evaluasi kita untuk dijadikan prioritas, karena mimiliki sejarah wisata paling tua. Sehingga akan kita jadikan salah satu ikon wisata yang dikelola oleh Pemkab,” jelas Wihaji.

Setelah melakukan evaluasi, maka pihaknya akan serius menata wahananya. Karena lokasi THR Kramat memiliki luasan yang cukup dengan pepohonan yang rindang dan sejuk

“Akan kita tambah wahana flying fox, spot-spot untuk berswa foto, dan akan kita hidupkan wisata malam seperti Taman Pelangi Jogjakarta, dan Taman Sriwedari Solo sebagai percontohan,” beber Wihaji.

BACA JUGA  TIM SAR BATANG Masih Mencari Bocah 8 Tahun yang Hanyut di Kali Sigembrong

Sementara diungkapkan Fatimah, satu diantara pedagang di THR Kramat, pemerintah perlu menata ulang tempat jualan atau kios kios para pedagang.

Karena menurutnya selama ini tidak tertata dan tidak sedap dipandang.

“Ada 20 pedagang disini yang sudah tahunan berjualan, kami minta di perhatikan khusus agar diberikan fasilitas ruko untuk keindahan dan kami siap menjaga kebersihannya,” tandas Fatimah.(fel/RDP/PortalBatang)

Loading...

Komentar

Index Berita