Viral Di FACEBOOK, Tukang Parkir Pelepasan Haji Pekalongan Akhirnya di Tangkap

oleh -Dibaca 163 Kali
Parkir Nekek Gulu Tukang Parkir
Postingan Warga Di Salah Satu Grub Media Sosial Di Pekalongan Terkait Tarif Parkir Di Alun-Alun Kajen

PORTALBATANG.ID, PEKALONGAN – Setelah sempat ramai di grub media sosial, pelaku parkir dengan tarif menyalahi perda tentang perparkiran di Kabupaten Pekalongan. Juru parkir liar yang membuka lapaknya di Alun-Alun Kajen pada 17 Juli 2018, ketika pelepasan jamaah haji Kota Santri, akhirnya malam itu juga dia ditangkap petugas.

Penangkapan pelaku parkir liar tersebut merupakan tindak lanjut dari postingan Itong Ozy yang dimuat di grub media sosial terkait tarif parkir yang mencekik.

Itong menulis “Parkire nekek ora umum” dengan melampirkan secarik kertas berlogo Kabupaten Pekalongan dengan tulisan Parkir Mobil Komplek Alun-Alun Kajen Tahun 2018 Rp. 10.000.

Parkir Nekek Gulu Tukang Parkir
Postingan Warga Di Salah Satu Grub Media Sosial Di Pekalongan Terkait Tarif Parkir Di Alun-Alun Kajen

Postingan tersebut mendapat respon 5 ribu orang dengan komentar sebanyak 1,2 ribu orang dan dibagikan sejumlah 25 kali.

BACA JUGA  KPU Kota Pekalongan Musnahkan 8.373 Surat Suara Rusak

Pekalu pungutan liar (pungli) parkir kendaraan bermotor di Alun-Alun Kajen saat pelepasan jamaah haji yakni S(36) warga Desa Tanjungsari Kajen dan R (29), warga Dukuh Cokrah Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan, ditangkap Satgas Sabar Pungli pada malam harinya. Selasa (17/07) pukul 20.30 WIB.

Parkir Nekek Gulu Tukang Parkir
Tukang Parkir Liar Sedang Menjalani Pemeriksaan Di Unit Sabe Pungli Lantaran Menarik Tarif Parkir Tidak Sesuai Dengan Perda. Foto: Tim Saber Pungli Pores Pekalongan

Kedua pelaku ditangkap karena diduga sebagai pelaku pungli parkir yang mencekik di kompleks Alun-Alun Kajen.

Kedua pelaku melakukan penarikan parkir tanpa dilengkapi dengan surat tugas terhadap pengiring jamaan calon haji yang memarkirkan mobil di Alun-Alun Kajen.

BACA JUGA  Safari Jumat Kapolsek Kedungwuni Bersama Anggota di Masjid Al Huda

Setelah diinterogasi, pelaku mengakui bahwa dia bersama rekan-rekannya meminta uang parkir tanpa dilengkapi surat-surat dari aparat yang berwenang.

S dan R mengaku mendapatkan uang sejumlah Rp. 3,9 juta pada parkir hari pertama dan hari kedua, serta Rp. 185 ribu pada malam hari ketiga pemberangkatan jamaah calon haji.

Saat ini petugas masih melakukan pendalaman untuk memintai keterangan pihak terkait dan selanjutnya akan dilaksanakan gelar perkara.

Loading...

Komentari - Centang untuk Berbagi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *