Dibangunin Makan, Buruh Bangunan Warga Gamer Pekalongan Ternyata Meninggal

oleh
Buruh Warga Gamer Meninggal
Polisi bersama warga sedang mengevakuasi jasad korban dari sebuah rumah warga di Gamer, Pekalongan Timur, kemarin (31/7). (Photo : Wahyu Hidayat)

PORTALBATANG.ID, PEKALONGAN – Seorang pekerja bangunan ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa di lantai dua sebuah rumah warga di Jalan Pattimura Gg Lumut, Gamer RT 2 RW 2 Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Selasa (31/7) pagi.

Korban diketahui bernama Risqon (50), warga Degayu RT 5 RW 1, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, dan berprofesi sebagai buruh serta pekerja bangunan.

Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut awalnya diketahui oleh rekan korban sesama pekerja di rumah milik H Dahmad itu.

Saat itu, sekira pukul 6 pagi, rekan korban hendak membangunkan korban untuk sarapan.

BACA JUGA  Jalin Silaturahmi, Kapolres Pekalongan Buka Bersama Anak Yatim

Ternyata korban tidak bangun-bangun. Setelah dicek, ternyata korban sudah meninggal dunia.

“Seperti biasanya, mau dibangunkan untuk sarapan. Tapi tidak bangun-bangun. Ternyata tubuhnya sudah kaku,” kata rekan korban, Wagimin.

Peristiwa itu selanjutnya oleh pemilik rumah dan warga sekitar dilaporkan ke Polsek Pekalongan Timur.

BACA JUGA  Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tangkiltengah Blokade Jalan

Anggota Polsek Pekalongan Timur bersama tim Inafis Polres Pekalongan Kota selanjutnya tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad korban.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu melalui Kapolsek Pekalongan Timur Kompol I Ketut Lanus menerangkan, awalnya pihaknya melalui Bhabinkamtibmas setempat mendapat laporan dari warga.

“Dilaporkan bahwa awalnya korban mau dibangunkan oleh temannya. Sebab kebiasaan sehari-hari, tiap pagi korban dan rekannya disuruh sarapan oleh pemilik rumah. Namun korban tidak bangun-bangun, ternyata sudah meninggal dunia,” katanya.

BACA JUGA  KEJAM! Jasat Mayat Bayi di Slamaran Pekalongan Diduga Sudah 3 Hari Dikubur

Dari pemeriksaan awal oleh tim Inafis, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban.

Jasad korban selanjutnya dibawa ke RSUD Bendan untuk mendapat visum dokter, untuk selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga. (*)

Wartawan : Wahyu Hidayat
Editor : Portal Batang
Sumber : Radar Pekalongan
Loading...

Komentari - Centang untuk Berbagi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *