TAK BERJAMBAN, TIM 1 KKN UNDIP Kelurahan Proyonanggan Batang Terjun ke Rumah Warga

oleh -Dibaca 37 Kali
KKN UNDIP
KKN UNDIP TIM 1 Kelurahan Proyonanggan Batang yang mengunjungi salah satu rumah warga yang tidak punya Jamban

PORTALBATANG.ID, BATANG – Mewujudkan kota berstatus ODF (Open Defaction Free) atau bebas buang air sembarangan merupakan salah satu target setiap kota atau kabupaten di Indonesia. Kelurahan Proyonanggan Tengah termasuk salah satu kawasan  di Kabupaten Batang yang belum mencapai ODF. Data dari Puskesmas di Kelurahan Proyonanggan Tengah menyebutkan saat ini masih terdapat 23 Keluarga yang belum ODF.

Jamban dan septiktank yang sesuai aturan merupakan salah satu aspek penting bagi kesehatan masyarakat. Atas dasar hal tersebut, Tim I KKN Undip Kelurahan Proyonanggan Tengah berinisiatif untuk mengunjungi rumah salah satu warga yang tercatat tidak memiliki sanitasi yang sehat.

KKN UNDIP
Sungai di Kelurahan Proyonanggan Batang

Kunjungan diawali dengan menemui perangkat desa bernama Ibu Ipung yang mengantarkan Tim I KKN Undip Kelurahan Proyonanggan Tengah ke rumah Ibu Sutiyarsih (63) di RT 04/ RW 04 Kelurahan Proyonanggan Tengah. Ibu Sutiyarsih tinggal bersama seorang anaknya dan adiknya.

BACA JUGA  MIRIS, Miliaran Dibeli Begini Kondisi Dua Kapal Wisata Pantai Sigandu

Jambannya telah rusak sejak 4 tahun yang lalu dikarenakan ketiadaan saluran antara jamban dengan septictank. Kerusakan telah diaporkan kepada Ketua RW pada tahun 2014, namun sampai saat ini belum ada tanggapan. Karena kondisi tersebut terpaksa kegiatan buang air besar dan kecil di tempat dekat sumur mereka yang langsung mengarah ke sungai

Kondisi jamban yang tidak sehat  merupakan salah satu ancaman bagi kesehatan masyarakat, sebab kotoran manusia yang masuk ke saluran air akan menimbulkan beragam penyakit.

Dikutip dari laman kompas, buruknya penanganan buangan tinja dapat menyebabkan demam tifus, kolera, hepatitis A, bahkan polio.

BACA JUGA  Bupati Batang "LABRAK" Suruh PT Waskita Perbaiki Jalan Rusak di Warungasem

Selain itu, adanya senyawa nitogen (N) dan fosfor (P) dari kotoran manusia adalah pemicu tumbuhnya ganggang atau algae yang dapat diamati dari warna kehijauan pada sungai. Perlu diketahui, keberadaan ganggang dapat mengakibatkan kandungan oksigen menipis yang akan berdampak pada kehidupan fauna air didalamnya.

Mengetahui dampak berbahaya dari ketiadaan jamban sehat bagi kesehatan masyarakat, Amalia Itsna (21) mahasiswi jurusan Teknik Arsitektur yang tergabung dalam Tim I KKN Undip 2018 Kelurahan Proyonanggan Tengah berinisiatif untuk membuatkan desain jamban sehat bagi Ibu Sutiyarsih. (*)

Loading...

Komentari - Centang untuk Berbagi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *