oleh

Menciptakan Perabot dari Barang Bekas bersama Ibu – ibu PKK Desa Pandansari

PANDANSARI, BATANG. Permasalahan sampah masih menjadi masalah utama di lingkungan desa Pandansari. Salah satu solusi yang dapat ditawarkan pada permasalahan ini adalah dengan mendaur ulangnya kembali. Termasuk dalam ranah arsitektur contohnya, sampah atau barang tak terpakai sebenarnya dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan penyusun elemen interior ruangan.

Oleh karena itu Retnowati Wismosiwi, mahasiswi Teknik Arsitektur Universitas Diponegoro berinisiatif untuk berbagi ilmu mengenai “Pengolahan Barang Bekas untuk Inovasi Interior Ruangan”. Bertujuan guna membangun kesadaran masyarakat untuk mendaur ulang kembali barang yang tak terpakai menjadi barang-barang inovatif.


Selain itu, juga terdapat keinginan dari mahasiswi dengan memberikan leaflet yang berisi inovasi-inovasi pemanfaatan barang bekas untuk interior ruangan, dapat memberikan stimulus kepada para peserta yang merupakan ibu rumah tangga ini untuk termotivasi memanfaatkan barang bekas di sekitarnya terlebih lagi apabila dapat memiliki nilai jual dan dapat menjadi sumber pendapatan ekonomi.

Pada hari Rabu (06/02/2019) pagi yang cerah program ini diadakan dengan dihadiri oleh ibu-ibu PKK di Aula Balai Desa Pandansari.

BACA JUGA  POLSEK WARUNGASEM Ciduk Penjual Bakso yang "NYAMBI" Jual Togel

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ibu Nunung sebagai perangkat desa mewakili Kepala Desa Pandansari yang berhalangan hadir pada kesempatan ini. Setelah itu dilanjutkan dengan kegiatan pemaparan program dari mahasiswi.

Disela-sela pemaparan ketertarikan ibu-ibu yang hadir terlihat dengan antusiasme dalam menanggapi persentasi yang diberikan.

Di akhir acara, diadakan kegiatan pelatihan pembuatan lampu hias dari tutup botol bekas sebagai praktik dari pemaparan program. Lampu hias ini berbentuk kubus dengan tiap sisinya merupakan susunan dari tutup-tutup botol.

BACA JUGA  Heboh !! PEDAGANG SAYUR CANTIK Sosialisasikan Pilkada Batang 2017

Sebelum semuanya disambungkan, instalasi lampu ditempelkan terlebih dahulu pada alasnya. Ibu-ibu yang hadir antusias mengamati dan ikut turut serta mempraktikannya.

Hasil dari lampu hias ini diserahkan secara simbolis kepada ibu Rohmah, selaku ketua PKK untuk ditempatkan di Balai Desa sebagai percontohan apabila pada kesempatan yang akan datang ingin membuat barang yang serupa.

Sebab, ternyata pernah suatu kali ada perlombaan yang melibatkan ibu-ibu PKK untuk membuat sebuah prakarya untuk bidang keterampilan. (KKN Undip Tim I Desa Pandansari 2019)

Loading...

Komentar

Index Berita