oleh

GEGER! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Warga Kedungwuni Pekalongan, Mohon Bagi Yang Mengenalinya Segera Datang

PORTALBATANG.ID, KAJEN – Sejumlah warga di Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan, digegerkan dengan temuan mayat atau orang meninggal di pinggir Sungai Sengkarang Kelurahan Kedungwuni Barat, Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan kemarin (26/5) pagi hari

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian itu berawal pada hari Minggu (26/5) sekitar pukul 08.00, salah seorang warga Desa Kedungpatangewu Kedungwuni Pekalongan Robidin (43), berada di Sungai Sengkarang ikut Kelurahan Kedungwuni Barat Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan sedang bekerja mencari pasir.


Tiba-tiba melihat korban yakni warga Dusun Bungkus Desa Kalimojosari Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan Saifudin (34) mengambang di tengah sungai dengan posisi telungkup kepala berada di sebelah timur.

BACA JUGA  Nekad Lintasi Kota, Puluhan Bus Malam Ini di Tilang Satlantas Polres Pekalongan Kota

Mengetahui hal tersebut Robidin menarik korban ke tepian sungai dengan menggunakan bambu dan dibantu oleh warga lainnya yang melihat yakni warga Kelurahan Kedungwuni Barat Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan Kartono (44).

Setelah membawa korban ke tepian, Kartono melaporkan kejadian yang terjadi ke Polsek Kedungwuni sekitar pukul 10.00.

Mendapatkan laporan anggota Polsek Kedungwuni langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan membawa korban ke RSUD Kraton serta menghubungi Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Pekalongan.

BACA JUGA  Awalnya Pamit Tidur di Kerabat, Ternyata Nenek Dasri Kesesi Pekalongan Gantung Diri

Kasubag Humas Polres Pekalongan Iptu Akrom mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) korban ditemukan di tengah Sungai Sengkarang dengan posisi telungkup, dengan mengenakan kaos warna putih dan celana panjang jin merek Fallas warna hitam.

“Pada jasad korban di mata kiri ditemukan memar, siku kanan lecet. Ditemukan pula kartu KIS di saku celana kanan belakang atas nama korban sendiri yakni Saifudin. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Luka yang ditemukan itu karena terbentur batu saat korban tenggelam. Berdasarkan informasi, korban mempunyai riwayat gangguan jiwa pernah di rawat di RSJ semarang,” terang dia. (*)

(A1-Pekalongan Berita)

Loading...

Komentar

Index Berita