STY Sakit Hati: Persija Terusir dari Kandang Sendiri

Author Image

Dewi Laksmi

19 September 2026, 04:39 WIB

portalbatang.id – Persija Jakarta harus kembali menelan pil pahit. Menjelang pekan ketiga BRI Super League 2026/2027, Macan Kemayoran dipastikan tidak bisa berlaga di kandang sendiri, Jakarta. Pertandingan "kandang" melawan Java United pada Sabtu, 19 September 2026, terpaksa dipindahkan jauh ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Situasi ini memicu kekecewaan mendalam dari Pelatih Persija, Shin Tae-yong.

Keputusan pemindahan lokasi pertandingan ini bukan tanpa alasan. Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang seharusnya menjadi markas Persija, tengah dipersiapkan untuk gelaran FIFA ASEAN Cup 2026. Sementara itu, Jakarta International Stadium (JIS) juga tidak bisa digunakan karena akan dipakai untuk konser musik. Beberapa stadion alternatif di Jabodetabek, seperti Stadion Patriot, juga sudah terisi jadwal untuk pertandingan Pegadaian Championship 2026/2027.

STY Sakit Hati: Persija Terusir dari Kandang Sendiri
Gambar Istimewa : cdn0-production-images-kly.akamaized.net

Shin Tae-yong tidak bisa menyembunyikan rasa sakit hatinya atas kondisi ini. Baginya, sebuah tim yang seharusnya bermain di kandang sendiri justru harus terusir dan bertanding tanpa dukungan penuh dari suporter setia, The Jakmania, adalah hal yang sangat menyedihkan.

"Ya, sebenarnya hari ini sangat menyedihkan dan sangat disayangkan pertandingan home tapi tidak bisa main di home," ungkap Shin Tae-yong dengan nada kecewa. "Ini sebenarnya buat sakit hati. Semoga ke depannya tidak terjadi lagi hal-hal seperti ini."

Meskipun demikian, pelatih asal Korea Selatan itu tetap meminta dukungan penuh dari The Jakmania, di mana pun mereka berada. Ia berjanji, tim akan membalas dukungan tersebut dengan kemenangan di lapangan. "Mohon dukungannya kepada The Jak agar bisa memberikan dukungan penuh. Di satu sisi, kami juga akan membalas dukungan tersebut dengan kemenangan," tambahnya.

Di tengah situasi yang kurang ideal ini, Persija tetap menunjukkan profesionalisme tinggi dalam persiapan. Shin Tae-yong memastikan bahwa Rizky Ridho dkk. sudah sangat siap 100 persen untuk menghadapi Java United. Bahkan, ada sedikit keuntungan dari segi waktu persiapan. Jika biasanya Persija baru berangkat H-1 pertandingan kandang, kali ini mereka sudah tiba di Bali H-2.

"Persiapan sudah sangat baik. Tadinya kami selalu H-1 pertandingan baru berangkat, tetapi sekarang H-2 pertandingan," jelas mantan arsitek Timnas Indonesia itu. "Kondisi kami cukup baik tetapi tidak boleh lengah. Kami harus menerapkan gaya permainan yang telah dilakukan sebelumnya."

Persija sendiri datang ke pertandingan ini dengan modal positif, yakni dua kemenangan beruntun di dua laga awal BRI Super League 2026. Sementara itu, Java United belum sekalipun meraih kemenangan dalam dua pertandingan awal mereka. Shin Tae-yong melihat ini sebagai peluang yang harus dimanfaatkan.

"Secara permainan sebenarnya baik, tapi mereka kurang beruntung sehingga belum dapat kemenangan. Situasi yang kurang baik dari mereka, harus dimanfaatkan oleh kami," pungkas Shin Tae-yong, menunjukkan bahwa meskipun kecewa, fokusnya tetap pada strategi dan kemenangan tim.

Related Post