portalbatang.id – PSS Sleman kembali harus menelan pil pahit di ajang BRI Super League 2026/2027. Bertandang ke markas Dewa United di Banten International Stadium pada Minggu (20/9/2026) sore, Super Elja takluk dengan skor tipis 1-2. Kekalahan ini membuat PSS terdampar di posisi ke-16 klasemen sementara, tanpa satu pun poin dari tiga pertandingan awal musim.
Pertandingan yang berlangsung sengit itu sempat membuat PSS tertinggal dua gol. Taisei Marukawa membuka keunggulan Dewa United pada menit ke-49, disusul gol Carlos Iury sembilan menit kemudian. PSS baru bisa memperkecil ketertinggalan melalui Christophe Nduwarugira di menit ke-72. Meski sempat menciptakan beberapa peluang emas untuk menyamakan kedudukan, skor 1-2 tak berubah hingga peluit akhir dibunyikan.

Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, mengakui bahwa timnya sedikit kurang beruntung dalam pertandingan tersebut. Menurutnya, jalannya laga cukup berimbang, namun detail-detail kecil menjadi pembeda. "Pandangan saya, pertandingan seperti ini terbilang cukup berimbang, di mana satu atau dua momen bisa membuat perbedaan besar. Saya rasa hari ini kami sedikit kurang beruntung dengan dua gol yang bersarang ke gawang kami," ujar Huistra seusai laga.
Also Read
Pelatih asal Belanda itu merasa hasil imbang 2-2 akan lebih mencerminkan jalannya pertandingan. "Kami memiliki beberapa peluang dan di akhir pertandingan kami sempat mendapatkan peluang untuk menyamakan skor menjadi 2-2. Saya rasa hasil itu akan lebih mencerminkan jalannya pertandingan hari ini," tambahnya. Huistra juga tidak menampik kekuatan lawan, "Kami bisa melihat dari laga-laga tersebut bahwa mereka tim yang kuat dan bagus. Mereka berada di puncak klasemen saat ini bukan tanpa alasan."
Sebagai tim promosi dari Liga 2 ke Liga 1, PSS memang menghadapi tantangan berat di awal musim. Laskar Sembada langsung dihadapkan dengan tim-tim papan atas seperti Bali United, Madura United, dan kini Dewa United. "Bagi kami yang baru promosi dari Liga 2 ke Liga 1, langsung bertemu tim-tim kuat di awal musim tentu membutuhkan penyesuaian," jelas pelatih berusia 59 tahun itu.
Meski demikian, Huistra menegaskan bahwa timnya selalu melakukan persiapan matang. Ia menyebut Dewa United bermain sesuai perkiraan, namun PSS gagal menghindari situasi yang berujung pada gol lawan. "Namun, Anda bisa yakin bahwa kami selalu melakukan persiapan dan tugas kami hingga detail terkecil. Semua pemain tahu apa yang harus diantisipasi dan Dewa bermain persis seperti yang kami perkirakan," pungkasnya. PSS kini dituntut untuk segera berbenah dan beradaptasi agar tidak semakin terpuruk di papan bawah klasemen.




