portalbatang.id – Tim Nasional Indonesia sudah mulai memanaskan mesin. Sebanyak 14 pemain telah bergabung dalam persiapan menyambut FIFA ASEAN Cup 2026, sebuah turnamen regional dengan format baru yang kini resmi masuk kalender FIFA. Indonesia mendapat kehormatan besar sebagai tuan rumah edisi perdana ini, menjanjikan persaingan sengit di kandang sendiri.
Kompetisi ini bukan sekadar ajang regional biasa. Statusnya sebagai bagian dari kalender resmi FIFA berarti setiap hasil pertandingan akan sangat krusial, memengaruhi peringkat dunia FIFA masing-masing negara peserta. Total 14 negara akan berpartisipasi, terdiri dari 11 anggota AFF ditambah tiga tim undangan dari Asia: Bangladesh, Pakistan, dan Hong Kong-China.

Seluruh kontestan dibagi dalam dua level kompetisi yang berbeda. Premier Division menjadi kasta tertinggi, tempat tim-tim unggulan akan bertarung memperebutkan gelar juara, sementara Challenge Division berstatus sebagai kasta kedua.
Also Read
Di Premier Division, sorotan utama tentu tertuju pada Indonesia sebagai tuan rumah. Tim Garuda tergabung di Grup A bersama Bangladesh, Malaysia, dan Singapura. Seluruh pertandingan Grup A akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, memberikan keuntungan besar bagi skuad Merah Putih dengan dukungan penuh suporter.
Sementara itu, Grup B Premier Division akan diisi oleh Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina. Pertandingan grup ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Format turnamen ini cukup unik, tidak menyertakan babak semifinal. Juara Grup A dan juara Grup B akan langsung berhadapan di partai final untuk memperebutkan trofi Premier Division.
Untuk Challenge Division, turnamen akan diselenggarakan terpusat di Hong Kong-China. Grup A terdiri dari tuan rumah Hong Kong-China, Laos, dan Brunei Darussalam. Sedangkan Grup B akan mempertemukan Kamboja, Myanmar, dan Timor-Leste. Dengan format baru dan status FIFA, FIFA ASEAN Cup 2026 diharapkan menjadi tonggak sejarah baru bagi sepak bola di kawasan Asia Tenggara.




