portalbatang.id – Rentetan hasil minor yang mendera PSS Sleman belakangan ini memicu seruan untuk berbenah total. Setelah dipermalukan Dewa United, bek senior Fachruddin Aryanto mendesak timnya untuk memanfaatkan jeda kompetisi sebagai momentum krusial untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan memperbaiki performa.
Kekalahan telak dari Dewa United menambah panjang daftar hasil buruk PSS. Sebelumnya, tim berjuluk Super Elang Jawa itu juga tak berdaya di hadapan dua "United" lainnya. Mereka takluk 1-2 dari Bali United dan dihajar 1-3 saat bersua Madura United, melengkapi trio kekalahan beruntun yang memprihatinkan.

Fachruddin, mantan pemain Timnas Indonesia, mengungkapkan bahwa persiapan menghadapi Dewa United sejatinya sudah dilakukan dengan baik. Tim pelatih juga telah menjadikan dua pertandingan sebelumnya sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki penampilan. "Dua pertandingan kemarin menjadi evaluasi untuk menghadapi pertandingan ini. Mungkin ya hal-hal itu yang menjadi fokus dari kami sebenarnya," ujarnya.
Also Read
Namun, jalannya pertandingan seringkali menghadirkan situasi yang tidak bisa diprediksi. Faktor-faktor di luar perkiraan ini, menurut Fachruddin, menjadi perhatian serius yang perlu dianalisis lebih dalam oleh para pemain. "Cuma, jalannya pertandingan kan kami tidak tahu juga, hal-hal yang di luar prediksi itu ya bisa terjadi. Nah, itu bisa jadi evaluasi sebagai pemain juga," imbuhnya.
Dengan jeda kompetisi di depan mata, PSS Sleman memiliki waktu untuk merenung dan mengidentifikasi akar masalah dari keterpurukan ini. Seruan Fachruddin menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen tim untuk bekerja keras, bukan hanya secara teknis, tetapi juga mental, demi kembali ke jalur kemenangan.




