portalbatang.id – Jelang bergulirnya FIFA ASEAN Cup 2026, sorotan tajam tertuju pada pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Pria asal Inggris ini akan menghadapi ujian berat lainnya saat Skuad Garuda melakoni laga perdana melawan Timnas Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (25/9/2026). Namun, di balik ekspektasi besar, statistik Herdman bersama Tim Merah Putih ternyata menyimpan kejutan yang patut dicermati.
John Herdman mengemban tugas berat sejak ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Januari 2026. Ia datang menggantikan Patrick Kluivert yang didepak setelah kegagalan Tim Garuda melaju ke putaran final Piala Dunia 2026. Dengan kontrak yang tidak main-main, Herdman diharapkan mampu membawa Timnas Indonesia meraih prestasi gemilang, puncaknya adalah berlaga di Piala Dunia 2026.

Sejauh ini, rekam jejak Herdman bersama Timnas Indonesia menunjukkan angka yang cukup impresif. Dari delapan pertandingan yang telah dilakoni, Tim Garuda di bawah asuhannya baru menelan dua kekalahan. Ini menjadi catatan yang menarik mengingat tekanan dan ekspektasi yang begitu tinggi.
Also Read
Dua kekalahan tersebut terjadi saat Timnas Indonesia menghadapi Timnas Bulgaria dengan skor tipis 0-1 di ajang FIFA Series 2026, serta kekalahan telak 0-3 dari Timnas Vietnam di Piala AFF 2026. Meski demikian, di sisi lain, ketajaman lini serang Timnas Indonesia patut diacungi jempol. Ole Romeny dan kawan-kawan berhasil mencetak 17 gol dan hanya kebobolan enam gol dari delapan laga tersebut. Salah satu penampilan apik ditunjukkan saat Tim Garuda sukses menundukkan Oman 3-0 dalam FIFA Matchday periode Juni 2026.
Namun, perjalanan Herdman tidak selalu mulus. Penampilan gemilang di FIFA Series 2026 berbanding terbalik dengan hasil di Piala AFF 2026, di mana Timnas Indonesia gagal lolos dari fase grup. Kegagalan ini sempat memicu kegeraman publik sepak bola dan memunculkan desakan agar PSSI melakukan evaluasi terhadap kinerja Herdman.
Meski demikian, PSSI dan pihak terkait tampaknya memilih untuk bersabar. Herdman diharapkan tidak akan langsung dievaluasi setelah FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen mendatang akan menjadi panggung lain bagi Herdman untuk membuktikan bahwa ia adalah pilihan yang tepat untuk membawa Timnas Indonesia terbang lebih tinggi, mewujudkan mimpi besar menuju Piala Dunia 2026.




