Elias Dolah: Timnas Indonesia STY Bikin Susah

Author Image

Dewi Laksmi

23 September 2026, 23:06 WIB

portalbatang.id – Bek tangguh Thailand, Elias Dolah, membuka kembali kenangan pahit manis saat menghadapi Timnas Indonesia di final Piala AFF 2020. Meski timnya berhasil keluar sebagai juara, Dolah secara mengejutkan mengakui bahwa skuad Garuda di bawah asuhan Shin Tae-yong adalah lawan yang sangat sulit dan memberikan perlawanan sengit.

Pertandingan final leg pertama Piala AFF 2020 yang digelar di Stadion Nasional Singapura pada 29 Desember 2021 itu memang menjadi momen penting bagi Thailand. Mereka berhasil mengalahkan Timnas Indonesia dengan skor telak 4-0. Namun, bagi Dolah, laga tersebut diwarnai insiden cedera lutut yang memaksanya ditarik keluar pada menit ke-34. "Saya cedera sayangnya, sebenarnya kurang menyenangkan bagi saya karena saya cedera," ungkap Dolah dalam sebuah wawancara eksklusif. Kendati demikian, ia tetap merasa senang karena timnya berhasil meraih gelar juara.

Elias Dolah: Timnas Indonesia STY Bikin Susah
Gambar Istimewa : cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Kemenangan agregat 6-2 atas Indonesia setelah bermain imbang 2-2 di leg kedua, tidak lantas membuat Dolah meremehkan kekuatan lawan. Ia justru menyoroti semangat juang Timnas Indonesia yang luar biasa di bawah arahan Shin Tae-yong. "Sangat sulit untuk dilawan karena mereka sangat lapar," kenang Dolah, merujuk pada intensitas permainan skuad Garuda. Ia bahkan menyebut nama Irfan Jaya, mantan rekan setimnya di Bali United, sebagai salah satu pemain yang menunjukkan kegigihan tersebut.

Pemain yang kini membela BG Pathum United itu menambahkan, gaya kepelatihan Shin Tae-yong memberikan dampak signifikan pada performa Timnas Indonesia. Menurut Dolah, tim asuhan pelatih asal Korea Selatan itu selalu bermain dengan kekuatan dan ketangguhan yang khas, mirip dengan karakter permainan tim nasional Korea Selatan. Hal ini membuat setiap duel antara Thailand dan Indonesia kerap berlangsung sengit dan diwarnai banyak kartu.

Pengakuan Dolah ini menjadi menarik mengingat dominasi Thailand di kancah Piala AFF. Tim Gajah Perang merupakan pengoleksi trofi terbanyak dengan enam gelar juara (1996, 2000, 2002, 2014, 2016, dan 2020). Dari enam gelar tersebut, empat di antaranya diraih setelah mengalahkan Timnas Indonesia di partai final, termasuk pada edisi 2020. Meski demikian, pernyataan Dolah menunjukkan bahwa di bawah Shin Tae-yong, Timnas Indonesia telah bertransformasi menjadi lawan yang patut diperhitungkan, bahkan oleh tim sekuat Thailand.

Related Post