portalbatang.id – Kepindahan Theo Numberi ke klub barunya, Garudayaksa FC, membawa segudang cerita menarik bagi gelandang bertahan asal Jayapura ini. Pemain kelahiran Papua tersebut mengaku merasakan atmosfer yang berbeda dibandingkan saat ia masih membela Dewa United. Perbedaan yang paling mencolok bukanlah soal strategi permainan, melainkan mengenai kedisiplinan waktu yang diterapkan oleh manajemen klub.
Selama membela Dewa United pada periode 2022 hingga 2026, Theo telah mencatatkan 87 penampilan. Namun, di bawah asuhan pelatih Milos Joksic di Garudayaksa FC, ia harus menyesuaikan diri dengan standar kedisiplinan yang lebih ketat. Theo mengungkapkan bahwa aturan kehadiran di tempat latihan kini jauh lebih awal dari sebelumnya.

"Kalau secara umum sih semuanya hampir sama. Cuma kalau di Dewa United, kita harus sudah berada di lapangan 30 menit sebelum latihan dimulai. Nah, beda kalau di Garudayaksa FC. Di sini, satu jam sebelum latihan kita sudah harus berada di lapangan," ungkap Theo Numberi saat menceritakan pengalaman barunya.
Also Read
Meski harus bangun lebih pagi untuk memenuhi standar kedisiplinan tersebut, Theo merasa nyaman dengan lingkungan barunya. Ia mengaku memiliki hubungan yang sangat akrab dengan rekan-rekan setimnya. Di ruang ganti, ia menemukan banyak sosok yang asyik diajak berkomunikasi, meskipun ada beberapa pemain yang memiliki sifat jahil dan sering menggodanya.
"Kalau yang jahil sih, ada beberapa pemain seperti Bagas, Wahyu, Sihran, Alfin, bahkan Kakak Saimima juga. Sebenarnya semuanya asyik sih kalau diajak ngobrol," canda jebolan Akademi Persipura Jayapura tersebut.
Menariknya, ketenangan Theo di lapangan hijau ternyata merupakan cerminan dari kepribadian aslinya di luar lapangan. Pemain yang mengidolakan legenda Barcelona, Sergio Busquets, dan Thiago Alcantara ini mengaku bahwa dirinya memang tipe orang yang tidak mudah panik dalam menghadapi situasi sulit. Karakter tenang inilah yang membuatnya mampu menjaga tempo permainan di lini tengah Garudayaksa FC.
Di tengah jadwal kompetisi yang padat, Theo juga tetap meluangkan waktu untuk kehidupan pribadinya. Mengisi jeda kompetisi dengan berkumpul bersama keluarga menjadi agenda wajib baginya. Ia bahkan berencana untuk melakukan perjalanan wisata ke Bali untuk mengunjungi kawasan Ubud dan Canggu yang belum sempat ia jelajahi sebelumnya.
Saat ini, Garudayaksa FC sedang berjuang untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara. Tim ini saat ini masih tertahan di posisi ke-13 dengan koleksi dua poin dari hasil dua kali imbang dan satu kali kekalahan. Theo Numberi dan rekan-rekan setimnya dijadwalkan akan menghadapi tantangan berat saat bertandang ke Banten International Stadium (BIS), Serang, untuk menghadapi Persita Tangerang pada Sabtu mendatang.




