portalbatang.id – Ajang bergengsi FIFA ASEAN Cup 2026 akan menyajikan duel panas dalam pertandingan perebutan peringkat ketiga. Dua kekuatan besar sepak bola Asia Tenggara, Malaysia dan Vietnam, dijadwalkan akan saling beradu kekuatan untuk memperebutkan posisi ketiga di turnamen tersebut. Pertandingan krusial ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026, pukul 16.00 WIB.
Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung dengan tensi tinggi mengingat kedua tim memiliki ambisi besar untuk mengakhiri turnamen dengan catatan manis. Bagi para penggemar sepak bola di tanah air, laga ini dapat disaksikan secara langsung melalui siaran televisi nasional di SCTV dan Indosiar. Selain itu, bagi penonton yang ingin menyaksikan secara daring, tersedia layanan live streaming melalui platform Vidio.

Menjelang laga yang menentukan ini, pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang Sik, memberikan pernyataan resmi terkait kesiapan timnya. Pelatih asal Korea Selatan tersebut memberikan perhatian khusus pada komposisi pemain yang dibawa oleh Malaysia. Ia menyadari bahwa Malaysia telah melakukan perombakan besar-besaran pada skuad mereka jika dibandingkan dengan turnamen sebelumnya.
Also Read
Perubahan komposisi pemain yang dilakukan oleh Malaysia dianggap sebagai upaya serius untuk meningkatkan daya saing mereka di kancah regional. Namun, Kim Sang Sik menegaskan bahwa transformasi besar yang dilakukan oleh tim berjuluk Harimau Malaya tersebut tidak akan menggoyahkan mentalitas timnya. Ia memilih untuk tetap tenang dan tidak terlalu terobsesi dengan perubahan strategi lawan.
"Kami menyadari ada banyak perubahan dalam komposisi pemain Malaysia. Namun, fokus utama kami bukanlah mengamati perubahan mereka, melainkan memastikan persiapan internal tim kami berjalan sempurna. Kami ingin tampil maksimal dan memberikan performa terbaik saat peluit pertandingan dibunyikan," ujar Kim Sang Sik dalam sesi konferensi pers.
Ketegangan di kubu Malaysia sendiri sebenarnya sempat memuncak setelah kemenangan telak mereka atas Singapura dengan skor 6-0. Kemenangan tersebut sempat membuat para pendukung Malaysia merasa sangat optimis bahwa tiket menuju babak final sudah berada dalam genggaman mereka. Namun, realita di lapangan berkata lain.
Situasi berubah drastis setelah Timnas Indonesia menunjukkan dominasi luar biasa dengan melibas Bangladesh dengan skor mencolok 9-2. Hasil tersebut mengubah peta persaingan dan memaksa Malaysia harus puas bertarung di perebutan peringkat ketiga alih-alih melaju ke partai puncak.
Kini, fokus kedua tim hanya satu: memenangkan laga di Jakarta. Bagi Vietnam, ini adalah kesempatan untuk membuktikan konsistensi mereka, sementara bagi Malaysia, ini adalah ajang pembuktian bahwa perombakan skuad mereka membuahkan hasil yang kompetitif di level internasional. Pertandingan ini dipastikan akan menjadi tontonan yang sangat menarik bagi pecinta sepak bola di Asia Tenggara.




