Strategi Rahasia Herdman di Final

Author Image

Dewi Laksmi

6 Oktober 2026, 14:39 WIB

portalbatang.id – Persiapan matang menjadi kunci utama keberhasilan Tim Nasional Indonesia dalam menghadapi laga krusial di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Menjelang partai puncak yang mempertemukan Indonesia melawan Thailand, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan strategi khusus yang ia siapkan untuk menghadapi skenario adu penalti. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi jika pertandingan berakhir imbang dan harus ditentukan melalui titik putih.

Dalam keterangannya, Herdman mengaku telah menentukan siapa saja pemain yang akan menjadi eksekutor utama sebelum laga final dimulai. Keputusan ini bukan diambil secara mendadak, melainkan melalui proses observasi mendalam dan latihan intensif yang dilakukan selama masa persiapan. Herdman menekankan bahwa kepercayaan diri pemain menjadi faktor penentu dalam situasi tekanan tinggi seperti adu penalti.

Strategi Rahasia Herdman di Final
Gambar Istimewa : cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Salah satu nama yang mencuri perhatian dalam sesi latihan adalah pemain bertahan, Elkan Baggott. Pemain ini tidak hanya menunjukkan ketenangan, tetapi juga menjadi salah satu dari empat eksekutor yang berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna dalam sesi simulasi. Keberhasilan Baggott dalam mencetak gol melalui titik putih menjadi bukti bahwa persiapan mental yang dilakukan tim pelatih membuahkan hasil nyata.

Menariknya, Herdman sempat melontarkan candaan mengenai kemampuan Baggott. Ia menyebut bahwa Baggott telah mencetak banyak gol melalui penalti, sehingga ia sempat berujar agar pemain tersebut tidak perlu mencetak gol melalui sundulan kepala. Namun, Herdman tetap memberikan pujian setinggi langit atas performa luar biasa yang ditunjukkan Baggott di lapangan.

Selain Baggott, Herdman juga memberikan apresiasi khusus kepada Dean James dan Shayne Pattynama. Kedua pemain tersebut dinilai sangat klinis dalam penyelesaian akhir saat menjalani sesi latihan intensif sebelum laga kontra Thailand. Menurut Herdman, kemampuan mereka dalam mengeksekusi bola dengan tenang adalah aset berharga bagi tim dalam menghadapi situasi kritis.

"Kami selalu berlatih untuk situasi seperti ini, dan latihan tersebut akhirnya membuahkan hasil," ujar Herdman dengan penuh optimisme. Ia menjelaskan bahwa dalam sesi latihan, ia tidak hanya mengandalkan nama besar, melainkan memilih pemain yang sedang berada dalam performa terbaiknya.

Herdman juga menyinggung bahwa tidak semua pemain memiliki tingkat kepercayaan diri yang sama saat menghadapi penalti. Ia mengakui bahwa beberapa penyerang justru tampak kurang percaya diri saat berlatih penalti, sehingga ia lebih memilih pemain yang menunjukkan ketenangan dan ketajaman saat sesi latihan berlangsung. Strategi berbasis performa nyata inilah yang diyakini Herdman akan menjadi senjata rahasia Timnas Indonesia untuk merengkuh gelar juara di ajang bergengsi tingkat Asia Tenggara tersebut.

Related Post