portalbatang.id – Keberhasilan Tim Nasional Indonesia dalam menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 telah memicu gelombang apresiasi dari berbagai pihak, termasuk dari kalangan pelatih sepak bola profesional. Prestasi gemilang yang diraih skuad Garuda ini bukan sekadar kemenangan biasa, melainkan sebuah momentum bersejarah yang mengakhiri penantian panjang selama puluhan tahun.
Salah satu sosok yang memberikan ucapan selamat secara khusus adalah Yoo Jae-hoon. Pelatih kiper Persija Jakarta asal Korea Selatan ini mengaku sangat bangga melihat pencapaian luar biasa yang diraih oleh tim nasional Indonesia. Apalagi, Yoo memiliki ikatan emosional yang sangat kuat dengan skuad Garuda karena ia pernah mengabdi sebagai asisten Shin Tae-yong selama kurang lebih lima tahun.

"Saya menyaksikan pertandingan dari awal sampai akhir. Saya ingin mengucapkan selamat yang sebesar-besarnya kepada Timnas Indonesia atas keberhasilan menjadi juara," ungkap Yoo Jae-hoon saat memberikan pernyataan resmi, Selasa (6/10/2026).
Also Read
Bagi Yoo, kesuksesan ini menjadi bukti nyata bahwa dedikasi yang ia berikan selama lima tahun bersama Timnas Indonesia membuahkan hasil yang manis. Ia merasa waktu yang ia habiskan untuk membangun fondasi kekuatan tim nasional tidak terbuang percuma. Selain memberikan selamat, Yoo juga menaruh harapan besar agar prestasi ini menjadi batu loncatan bagi Indonesia untuk tampil dominan di ajang Piala Asia mendatang.
"Saya merasa bangga karena lima tahun yang saya habiskan bersama Timnas Indonesia ternyata tidak sia-sia. Saya berharap Timnas Indonesia juga dapat meraih hasil yang baik di Piala Asia yang akan datang," tambahnya dengan penuh optimisme.
Kemenangan bersejarah ini juga memberikan dampak positif bagi klub-klub lokal, khususnya Persija Jakarta. Beberapa pemain Persija tercatat menjadi aktor penting dalam kesuksesan ini. Bek tengah Rizky Ridho, misalnya, tampil sangat impresif dengan kontribusi satu gol dan satu assist. Selain itu, Shayne Pattynama menunjukkan mentalitas baja saat dipercaya menjadi eksekutor dalam drama adu penalti. Pemain muda berbakat, Rayhan Hannan, juga mendapatkan kesempatan berharga untuk mengasah kemampuannya di laga krusial melawan Thailand.
Yoo Jae-hoon berharap para pemain yang baru saja memenangkan turnamen ini dapat kembali ke klub masing-masing dalam kondisi fisik yang prima. "Positifnya mereka bisa balik ke klub dengan tanpa ada yang cedera, semoga mereka konsisten selama liga jalan," pungkasnya.
Perlu diingat bahwa gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 ini merupakan trofi resmi pertama yang diraih Timnas Indonesia dalam 35 tahun terakhir. Sejak terakhir kali menjuarai SEA Games pada tahun 1991, Indonesia selalu kesulitan untuk kembali ke puncak kejayaan di level regional. Menariknya, sejarah kembali berulang karena pada final SEA Games 1991 tersebut, Indonesia juga harus berhadapan dengan Thailand dan menang melalui drama adu penalti.
Pada laga final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) kemarin, Indonesia harus bersusah payah menghadapi Thailand. Setelah bermain imbang 2-2 hingga babak perpanjangan waktu, ketenangan para pemain Garuda dalam drama adu penalti akhirnya mengantarkan Indonesia menang dengan skor 4-2, sekaligus mengukuhkan diri sebagai raja baru sepak bola ASEAN.




