portalbatang.id – Keberhasilan Timnas Indonesia dalam menorehkan sejarah baru dengan menyabet gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan momen yang tak terlupakan bagi sepak bola tanah air. Di tengah euforia kemenangan dramatis melalui drama adu penalti melawan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), terdapat nama-nama yang jarang tersorot kamera, namun memiliki peran penting dalam kesuksesan tersebut.
Salah satu nama yang muncul ke permukaan adalah Raden Muhammad Sabilillahi. Jika publik mengenal Dion Markx sebagai pemain Persita Tangerang yang memperkuat lini pertahanan Garuda, sosok Sabilillahi adalah representasi dari kontribusi staf kepelatihan Persita dalam skema besar Timnas Indonesia. Ia dipercaya mengemban tugas sebagai asisten pelatih kiper di bawah arahan pelatih kepala John Herdman.

Perjalanan Sabilillahi menuju puncak prestasi ini bukanlah sebuah kebetulan. Ia mulai dipercaya untuk membantu Timnas Indonesia U-23 pada masa persiapan Piala AFF U-23 tahun 2025. Momentum tersebut menjadi batu loncatan sebelum akhirnya ia kembali dihubungi untuk mengikuti proses seleksi staf kepelatihan pada Agustus lalu. Setelah melalui serangkaian wawancara, ia resmi menjadi bagian dari tim pelatih yang mengawal perjalanan Emil Audero dan kolega.
Also Read
Coach Sabil, sapaan akrabnya, mengaku sangat bersyukur dan terharu bisa menjadi bagian dari sejarah besar ini. Pasalnya, Indonesia baru saja memecahkan dahaga gelar juara di level regional yang telah dinanti sejak tahun 1991. Baginya, kesempatan bekerja di bawah komando John Herdman adalah sebuah kehormatan luar biasa.
Selama turnamen berlangsung, Sabilillahi mendapatkan banyak pelajaran berharga, terutama dari Head Goalkeeper Coach, Andrej Kostolansky. Ia mengungkapkan bahwa ilmu yang didapat tidak hanya seputar teknis penjaga gawang, tetapi juga strategi pengaturan bola mati (set pieces) baik saat menyerang maupun bertahan.
Lebih lanjut, ia merasa sangat beruntung bisa mendampingi tiga kiper terbaik Indonesia yang memiliki karakter berbeda-beda. Bekerja dengan pemain kelas dunia yang berkarier di Eropa memberikan pengalaman profesionalisme yang sangat tinggi. Menurutnya, intensitas latihan yang ditunjukkan oleh para kiper utama Timnas selalu berada di level tertinggi, yang secara tidak langsung membantu kesuksesan tim di lapangan.
"Alhamdulillah, semua ini atas izin Allah. Saya merasa sangat bersyukur, terharu, senang, dan bangga bisa menjadi bagian dari sejarah baru untuk Timnas Indonesia," ungkap Raden Muhammad Sabilillahi dengan penuh emosi. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi prestasi bagi tim nasional, tetapi juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi klub Persita Tangerang yang telah memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan sepak bola Indonesia.




