PSM Makassar Tak Berdaya di Maguwoharjo

Author Image

Dewi Laksmi

12 Oktober 2026, 04:06 WIB

portalbatang.id – Kekalahan telak harus diterima oleh PSM Makassar dalam lanjutan pekan keempat BRI Super League musim 2026/2027. Bertandang ke markas PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo pada Minggu (11/10/2026) sore WIB, tim berjuluk Juku Eja tersebut harus pulang dengan tangan hampa setelah dibungkam tiga gol tanpa balas oleh tuan rumah.

Dominasi PSS Sleman terlihat jelas sepanjang jalannya pertandingan. Hiromu Tanaka menjadi bintang lapangan dengan mencetak dua gol, yakni pada menit ke-34 dan menit ke-85. Pesta gol Super Elang Jawa ditutup dengan gol tambahan dari Matheus Fornazari pada masa injury time, tepatnya di menit ke-90+2. Hasil ini menjadi momentum kebangkitan bagi PSS setelah sebelumnya sempat terpuruk dalam tren negatif.

PSM Makassar Tak Berdaya di Maguwoharjo
Gambar Istimewa : cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Usai laga usai, pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya. Ia mengakui bahwa performa anak asuhnya jauh di bawah standar yang diharapkan. Padahal, sebelum laga dimulai, Kalezic sudah memberikan peringatan keras kepada para pemainnya mengenai motivasi tinggi yang akan dibawa oleh PSS Sleman.

Kalezic menjelaskan bahwa PSS Sleman datang dengan ambisi besar untuk memutus rantai tiga kekalahan beruntun yang mereka alami sebelumnya. Menurutnya, kondisi tersebut seharusnya membuat PSS bermain sangat agresif demi meraih poin perdana mereka musim ini.

"Kami sudah tahu bahwa Sleman sedang dalam tekanan setelah kalah di tiga laga sebelumnya. Itu artinya, mereka akan bermain dengan motivasi ekstra tinggi dan bekerja keras untuk meraih kemenangan pertama mereka. Poin ini sudah kami tekankan kepada pemain," ungkap Kalezic dalam sesi konferensi pers.

Ia menambahkan bahwa timnya gagal menjalankan instruksi untuk tampil agresif guna mengimbangi intensitas permainan tuan rumah. PSM justru terlihat kesulitan dalam mempertahankan penguasaan bola dan sering kali kehilangan kendali permainan dengan sangat mudah.

"Kami sudah banyak berdiskusi mengenai pentingnya agresivitas untuk menghadapi Sleman. Namun kenyataannya, kami gagal memenangkan duel dan sering kehilangan bola dengan terlalu mudah. Sleman lebih banyak menguasai bola malam ini, dan mereka layak mendapatkan kemenangan tersebut," lanjut pelatih asal Bosnia tersebut.

Kekecewaan serupa juga datang dari gelandang PSM, Dusan Lagator. Ia merasa persiapan matang yang telah dilakukan tim selama sesi latihan tidak terealisasi dengan baik di atas lapangan hijau. Lagator mengaku sangat terpukul karena timnya gagal menunjukkan karakter tangguh yang selama ini mereka bangun.

"Sangat sulit untuk berbicara setelah kekalahan seperti ini. Kami sudah berlatih dan bersiap menghadapi laga sulit di kandang lawan, tetapi apa yang kami tunjukkan di lapangan hari ini sangat jauh dari persiapan kami. Kami tidak agresif, dan itu sangat mengecewakan," ujar Lagator dengan nada kecewa.

Meski demikian, Lagator menegaskan bahwa timnya tidak boleh terlarut dalam kesedihan. Ia berkomitmen untuk segera bangkit dan fokus pada pertandingan berikutnya demi mengamankan poin di klasemen.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi PSM Makassar. Dengan hasil ini, Juku Eja harus merosot ke peringkat ke-15 klasemen sementara BRI Super League, hanya dengan mengantongi dua poin dari empat pertandingan yang telah dijalani.

Related Post