Misi Bangkit Laskar Mataram di Bantul

Author Image

Dewi Laksmi

14 Oktober 2026, 23:39 WIB

portalbatang.id – Menghadapi tekanan besar di awal musim BRI Super League 2026/2027, PSIM Yogyakarta kini berada di titik krusial. Meski sempat mengalami tren negatif yang membuat posisi mereka terpuruk di papan bawah, pelatih kepala Laskar Mataram, Jean-Paul van Gastel, menegaskan bahwa kondisi internal tim tetap solid dan jauh dari kata retak.

Pelatih asal Belanda tersebut memberikan jaminan bahwa suasana di dalam ruang ganti pemain tetap kondusif. Menurutnya, para penggawa Laskar Mataram telah menunjukkan komitmen tinggi dan kerja keras yang luar biasa di setiap pertandingan. Meskipun hasil akhir di lapangan sering kali tidak berpihak pada mereka, Van Gastel melihat adanya dedikasi yang konsisten dari seluruh pemain.

Misi Bangkit Laskar Mataram di Bantul
Gambar Istimewa : cdn1-production-images-kly.akamaized.net

"Saya rasa tim saya sudah melakukan segala hal yang mereka bisa. Mereka bekerja sangat keras, mereka sadar apa target kita, paham apa yang kami perjuangkan, dan tahu bahwa kami harus bekerja keras. Itulah yang selama ini mereka lakukan," ujar Van Gastel dengan nada optimis.

Ia menambahkan bahwa performa tim di lapangan menunjukkan bahwa para pemain tidak sedang bermain setengah hati. Van Gastel merasa tidak ada alasan untuk menyalahkan pemain, karena setiap individu telah mengerahkan seluruh kemampuan terbaik mereka demi nama besar klub.

Namun, sang juru taktik berlisensi UEFA Pro ini mengakui adanya faktor keberuntungan yang menjadi pembeda antara performa musim lalu dengan musim ini. Ia menilai, pada musim sebelumnya, PSIM sering kali mendapatkan "keberuntungan" di momen-momen kritis yang membantu mereka meraih poin, sesuatu yang saat ini terasa sangat sulit didapatkan.

"Pemain mencoba melakukan yang terbaik, mereka berusaha melakukan segalanya untuk meraih hasil positif. Satu-satunya hal, musim lalu kami punya sedikit lebih banyak keberuntungan yang tidak kami miliki di musim ini," ungkapnya.

Kondisi PSIM saat ini memang cukup mengkhawatirkan. Setelah melewati empat laga awal tanpa kemenangan, Laskar Mataram masih tertahan di zona degradasi, tepatnya di posisi ke-16 klasemen sementara dengan raihan baru satu poin. Kekalahan telak 0-4 dari Persija Jakarta pada laga terakhir menjadi pukulan mental yang cukup berat bagi tim kebanggaan Brajamusti dan The Maident tersebut.

Secara statistik, PSIM memiliki pekerjaan rumah besar, terutama pada lini serang dan pertahanan. Dalam empat pertandingan, mereka baru mampu menyarangkan dua gol, namun harus rela kebobolan sebanyak delapan kali.

Kini, mata seluruh pendukung PSIM tertuju pada laga pekan kelima. Laskar Mataram dijadwalkan menjamu raksasa Sulawesi, PSM Makassar, di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Jumat (16-10-2026) sore WIB. Laga ini menjadi momentum krusial bagi Van Gastel untuk membuktikan bahwa timnya mampu bangkit dan keluar dari zona merah klasemen.

Related Post