portalbatang.id – Setelah melewati masa vakum yang cukup panjang, angin segar akhirnya berembus di dunia sepak bola tanah air. Kompetisi kasta tertinggi bagi pesepak bola wanita, Indonesia Women’s League, resmi kembali bergulir. Kembalinya ajang bergengsi ini disambut dengan gelombang antusiasme yang luar biasa, baik dari kalangan pemain profesional maupun para penggemar setia olahraga ini.
Momen kebangkitan ini terasa sangat emosional bagi para pemain yang sempat kehilangan panggung kompetisi resmi. Salah satu sosok yang merasakan langsung euforia tersebut adalah bintang Timnas Indonesia Putri, Shafira Ika Putri. Pemain yang kini memperkuat Dewa United FC Women ini mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kembalinya kompetisi ini ke tengah-tengah masyarakat.

Kegembiraan Shafira semakin lengkap setelah timnya berhasil menunjukkan performa dominan di lapangan hijau. Bertanding di Indomilk Arena, Tangerang, pada Minggu (25/10/2026), Dewa United FC Women sukses melibas Persita Women dengan skor telak 3-0 pada pekan kedua kompetisi. Kemenangan ini bukan sekadar tambahan poin, melainkan pernyataan bahwa sepak bola putri siap kembali bersinar.
Also Read
Shafira mengenang masa-masa sulit ketika kompetisi resmi terakhir kali digelar pada tahun 2019. Sejak saat itu, keberlanjutan karier para pesepak bola putri di Indonesia sempat berada dalam ketidakpastian yang mengkhawatirkan. Tanpa adanya liga resmi, para pemain berbakat kehilangan wadah untuk mengasah kemampuan dan menunjukkan eksistensi mereka di level tertinggi.
"Rasanya sangat bahagia. Setelah penantian yang sangat lama, akhirnya kompetisi ini hadir kembali. Teman-teman pemain lainnya pun merasakan antusiasme yang sama besarnya dalam menyambut musim ini," ungkap Shafira usai laga berakhir.
Kembalinya liga ini juga menjadi cerminan dari perkembangan ekosistem sepak bola putri yang kian pesat di berbagai penjuru Nusantara. Saat ini, pembinaan usia dini mulai tumbuh subur, mulai dari turnamen antar pelajar hingga Sekolah Sepak Bola (SSB) khusus putri yang semakin aktif di berbagai daerah. Fondasi yang kuat di tingkat akar rumput ini diharapkan menjadi mesin pencetak talenta baru bagi masa depan sepak bola Indonesia.
Lebih lanjut, Shafira melihat bahwa semakin banyaknya wadah kompetisi akan berdampak langsung pada kualitas Timnas Indonesia Putri. Dengan liga yang berjalan rutin, proses pemantauan bakat atau scouting akan menjadi lebih mudah dan luas, sehingga kedalaman skuad tim nasional dapat terus ditingkatkan.
Sebagai penutup, Shafira memberikan pesan inspiratif bagi generasi muda perempuan di Indonesia. Ia mengajak para gadis yang memiliki impian menjadi atlet sepak bola untuk tidak ragu melangkah. "Jangan malu-malu, tunjukkan bakat kalian. Ayo berani mengejar impian di sepak bola wanita Indonesia," pungkasnya penuh semangat.




