Misteri Joshua Baker di Timnas U-20

Author Image

Dewi Laksmi

30 Oktober 2026, 14:39 WIB

portalbatang.id – Dunia sepak bola tanah air tengah dihebohkan dengan kehadiran sosok pemain muda berbakat, Joshua Baker, yang tiba-tiba muncul dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20. Kehadiran pemuda berusia 17 tahun ini memicu tanda tanya besar di kalangan penggemar Garuda Muda, mengingat sebelumnya ia tercatat sebagai bagian dari skuad Timnas Hong Kong U-20.

Langkah mengejutkan ini terlihat saat tim nasional melakukan pemusatan latihan di China pada akhir September hingga awal Oktober 2026. Joshua, yang merupakan adik dari Mitchell Baker, tampak serius mengikuti setiap instruksi pelatih dalam sesi latihan tersebut. Fenomena ini menjadi angin segar sekaligus tantangan baru bagi perkembangan skuad muda Indonesia di kancah internasional.

Misteri Joshua Baker di Timnas U-20
Gambar Istimewa : cdn0-production-images-kly.akamaized.net

Menanggapi kehadiran pemain muda tersebut, pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, memberikan pernyataan yang sangat terbuka. Nova menegaskan bahwa proses seleksi yang sedang berjalan saat ini sangat kompetitif dan tidak memandang latar belakang pemain. Baginya, setiap pemain yang hadir memiliki kesempatan yang sama untuk membuktikan kualitas mereka di lapangan hijau.

"Kami sedang mencoba semua opsi yang ada. Ada Joshua Baker dan beberapa pemain lainnya. Sekali lagi, semuanya akan kami uji coba secara maksimal," ujar Nova Arianto saat memberikan keterangan kepada media.

Meski memberikan lampu hijau bagi Joshua untuk bergabung dalam latihan, Nova tetap menekankan prinsip profesionalisme yang ketat. Ia menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai siapa yang layak mengenakan seragam Garuda akan didasarkan sepenuhnya pada performa dan kualitas teknis di lapangan. "Pada akhirnya, kami akan melihat apakah pemain-pemain tersebut memang pantas untuk memperkuat Timnas Indonesia U-20 atau tidak," tambahnya dengan tegas.

Kehadiran Joshua Baker memang cukup unik. Sebelumnya, ia merupakan pilar penting bagi Hong Kong U-20 saat menjalani Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Joshua bahkan sempat mencatatkan menit bermain yang cukup signifikan dalam tiga pertandingan bersama Hong Kong, di mana ia dua kali turun sebagai pemain inti. Bahkan, namanya sempat masuk dalam radar panggilan tim nasional senior Hong Kong untuk ajang FIFA ASEAN Cup 2026.

Namun, alasan utama mengapa Joshua kini bisa membela Indonesia adalah karena faktor garis keturunan. Pemuda kelahiran 5 Oktober 2009 ini memiliki darah Indonesia yang kuat dari pihak ibunya. Kakeknya, Han Koen Li, merupakan kelahiran Yogyakarta, sementara neneknya, Li Nio The Lie, berasal dari Semarang, Jawa Tengah.

Nova Arianto menegaskan bahwa dirinya tidak akan membeda-bedakan pemain berdasarkan status diaspora maupun pemain lokal. Selama seorang pemain memiliki darah Indonesia, pintu untuk membela negara akan selalu terbuka lebar. Hal ini sejalan dengan visi jangka panjang PSSI untuk merangkul talenta-talenta keturunan yang tersebar di seluruh dunia demi memperkuat kekuatan sepak bola nasional. Kini, publik tinggal menunggu apakah Joshua Baker mampu menunjukkan taringnya dan resmi menjadi bagian dari masa depan Timnas Indonesia.

Related Post