Risto Vidakovic Resmi Nakhodai PSIM Yogyakarta

Author Image

Dewi Laksmi

31 Oktober 2026, 21:39 WIB

portalbatang.id – Laskar Mataram akhirnya menemukan nahkoda baru untuk menyelamatkan musim mereka yang sedang tidak baik-baik saja. PSIM Yogyakarta secara resmi mengumumkan penunjukan Risto Vidakovic sebagai pelatih kepala anyar guna memimpin perjuangan tim di kompetisi BRI Super League 2026/2027. Sosok arsitek taktik asal Serbia ini diperkenalkan kepada publik pada Sabtu (31/10/2026) sebagai pengganti Jean-Paul van Gastel.

Keputusan manajemen untuk mendatangkan Risto bukanlah tanpa alasan yang kuat. Manajer PSIM Yogyakarta, Iksan Mahar, menjelaskan bahwa penunjukan pelatih berusia 57 tahun tersebut didasarkan pada pertimbangan matang mengenai rekam jejak dan pemahaman mendalam sang pelatih terhadap sepak bola tanah air. Risto bukanlah nama asing di kancah nasional, mengingat ia pernah menimba pengalaman saat menangani Borneo FC dan PSS Sleman.

Risto Vidakovic Resmi Nakhodai PSIM Yogyakarta
Gambar Istimewa : cdn1-production-images-kly.akamaized.net

"Manajemen telah memberikan kepercayaan penuh kepada Risto Vidakovic untuk memegang kendali teknis tim. Keputusan ini lahir dari analisis taktis yang objektif. Kami melihat rekam jejaknya sudah sangat teruji di iklim sepak bola Indonesia. Ia sangat memahami bagaimana kultur, tekanan suporter, hingga gaya kompetisi di liga kita," ungkap Iksan Mahar dalam keterangannya.

Untuk memperkuat struktur kepelatihan, Risto tidak akan bekerja sendirian. Ia akan didampingi oleh Edin Prljaca yang bertugas sebagai asisten pelatih. Keduanya merupakan duet maut yang sudah memiliki ikatan kerja yang kuat. Edin sebelumnya telah menjadi tangan kanan Risto saat melatih PSS Sleman dan Kuala Lumpur City FC. Kehadiran Edin diharapkan mampu mempercepat proses adaptasi tim.

Iksan menambahkan bahwa keduanya sama-sama memegang lisensi UEFA Pro, sebuah standar tertinggi dalam dunia kepelatihan. "Chemistry antara Risto dan Edin sudah terbangun. Kami berharap filosofi permainan yang ingin diterapkan bisa langsung diimplementasikan ke para pemain tanpa perlu waktu adaptasi yang lama," tambahnya.

Namun, tugas yang menanti Risto Vidakovic bukanlah perkara mudah. Ia datang di tengah situasi tim yang sedang terpuruk. Saat ini, PSIM Yogyakarta masih tertahan di posisi ke-17 klasemen sementara dengan hanya mengantongi dua poin. Catatan buruk juga menghantui Laskar Mataram yang belum mampu mencicipi kemenangan dalam tujuh laga terakhir mereka.

Manajemen telah menetapkan ekspektasi tinggi agar jajaran pelatih baru segera menyatukan visi dengan seluruh skuad. Selain itu, dukungan dari basis suporter setia seperti Brajamusti dan The Maident sangat diharapkan untuk membangkitkan kembali mentalitas juara tim.

Ujian perdana Risto secara teknis kemungkinan besar baru akan dimulai pada pekan berikutnya saat menghadapi Dewa United. Pada laga pekan kedelapan melawan Borneo FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, PSIM masih akan dipimpin oleh pelatih interim, Guntur Cahyo Utomo. Publik kini menanti, apakah sentuhan tangan dingin Risto mampu membawa Laskar Mataram bangkit dari keterpurukan.

Related Post