portalbatang.id – Rencana pertandingan persahabatan antara Timnas Indonesia melawan Yordania akhirnya mulai menunjukkan titik terang. Setelah sempat mengalami ketidakpastian terkait lokasi pertandingan, kini muncul kabar terbaru mengenai kemungkinan besar laga tersebut akan digelar di Turki pada pertengahan November 2026 mendatang.
Ketidakpastian ini sebelumnya sempat menyelimuti rencana pertemuan kedua tim. Pihak Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) sebelumnya menyatakan kekhawatiran terkait situasi keamanan dan kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah. Hal inilah yang membuat rencana awal untuk menggelar laga di Amman, Yordania, menjadi terhambat dan memerlukan peninjauan ulang demi keselamatan serta kenyamanan seluruh pihak yang terlibat.

Berdasarkan laporan terbaru dari media Arab, Winwin, menggelar pertandingan di Turki kini menjadi salah satu opsi utama yang tengah dipertimbangkan secara serius oleh kedua federasi. Pemilihan Turki sebagai lokasi netral dianggap sebagai solusi jalan tengah untuk mengatasi kendala keamanan yang ada di wilayah Timur Tengah.
Also Read
"Sumber khusus mengungkapkan bahwa menggelar pertandingan antara Yordania kontra Indonesia di Turki menjadi salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan secara mendalam," tulis laporan tersebut pada Senin (2/11/2026).
Selain fokus pada laga melawan skuad Garuda, Yordania juga dilaporkan tengah merancang agenda uji coba lainnya. Tim berjuluk Al-Nashama tersebut berencana untuk menghadapi Timnas Australia pada 17 November 2026. Menariknya, pertandingan melawan Australia tersebut juga memiliki kemungkinan besar akan dipindahkan ke Turki, atau tetap bertahan di Stadion Internasional Amman sesuai jadwal semula.
Hingga saat ini, proses komunikasi antara PSSI dan Federasi Sepak Bola Yordania (Jordan FA) masih terus berjalan secara intensif. Pihak Yordania sendiri dilaporkan belum memberikan pernyataan resmi terkait permintaan PSSI mengenai kemungkinan pembatalan atau pemindahan lokasi pertandingan tersebut.
"Persoalan ini masih dalam tahap pembahasan dan komunikasi intensif antara kedua belah pihak," tambah laporan tersebut.
Jika rencana pemindahan lokasi ke Turki ini terealisasi, maka laga ini akan menjadi ajang krusial bagi Timnas Indonesia untuk menguji kekuatan sebelum menghadapi kompetisi resmi lainnya. Penggunaan lokasi netral seperti Turki diharapkan dapat memberikan atmosfer pertandingan yang kondusif bagi perkembangan performa kedua tim.
Para penggemar sepak bola tanah air kini tengah menantikan keputusan final dari kedua federasi. Apakah laga ini akan benar-benar berpindah ke Turki atau tetap bertahan di Amman, yang pasti, pertandingan ini akan menjadi barometer penting bagi kesiapan mental dan taktik Timnas Indonesia di kancah internasional.




