Duel Panas Final Campus League Futsal 2026

Author Image

Dewi Laksmi

6 November 2026, 04:39 WIB

portalbatang.id – Persaingan sengit memperebutkan gelar juara Campus League Futsal Regional Bandung 2026 akhirnya mengerucut pada dua tim besar. Setelah melalui drama semifinal yang penuh tensi tinggi, STKIP Pasundan berhasil mengamankan tiket ke partai puncak untuk menantang raksasa futsal mahasiswa, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Langkah STKIP Pasundan menuju final tidaklah mudah. Dalam laga semifinal yang mempertemukan mereka dengan Universitas Winaya Mukti (UNWIM), tim asuhan Dita Oktavianto ini harus menunjukkan kedewasaan taktik untuk memecah kebuntuan. Pertandingan yang berlangsung dengan intensitas tinggi tersebut sempat berjalan alot, terutama di paruh pertama di mana kedua tim sama-sama menerapkan gaya permainan terbuka (open play).

Duel Panas Final Campus League Futsal 2026
Gambar Istimewa : cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Kebuntuan akhirnya pecah pada babak kedua. Muhamad Yusup Muharam menjadi pahlawan bagi STKIP Pasundan dengan mencetak gol pembuka pada menit ke-26. Meski UNWIM mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan, pertahanan STKIP Pasundan tampil sangat solid. Alih-alih kebobolan, STKIP Pasundan justru berhasil menggandakan keunggulan melalui gol kedua pada menit ke-33, yang sekaligus mengunci kemenangan dengan skor 2-0.

Pelatih Kepala STKIP Pasundan, Dita Oktavianto, mengungkapkan bahwa kunci kemenangan timnya terletak pada perubahan strategi di babak kedua. Ia mengakui bahwa pada awal laga, timnya kesulitan karena kedua belah pihak bermain sangat terbuka.

"Pada babak pertama pertandingan cukup sulit karena kami sama-sama bermain open play. Namun, memasuki babak kedua, saya memutuskan untuk menerapkan strategi kontra. Kami mencoba bermain lebih sabar, menunggu momentum, dan mengandalkan permainan transisi. Strategi ini ternyata berhasil mengeksploitasi titik lemah UNWIM," ujar Dita menjelaskan taktiknya.

Di sisi lain, kapten tim STKIP Pasundan, Muhammad Khairul Fikri, mengakui bahwa tekanan di babak semifinal sempat memengaruhi emosi para pemainnya. Atmosfer pertandingan yang panas membuat tensi permainan meningkat, yang terlihat dari banyaknya kartu yang keluar di lapangan.

"Pertandingan tadi sangat sengit. Karena ini babak semifinal, teman-teman sempat terpancing emosinya. Namun, jika bicara soal mentalitas, kami merasa lebih siap. Chemistry antar pemain juga sudah sangat terbangun karena kami sudah sering bertanding bersama," ungkap pemain posisi flank bernomor punggung 15 tersebut.

Menatap laga final yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 6 November 2026, Khairul mengaku tidak merasa gentar menghadapi UPI. Baginya, menghadapi UPI bukanlah hal yang asing karena kedua tim sudah sering bertemu dalam berbagai kompetisi sebelumnya.

"Kami sudah sering melawan UPI. Pemain mereka bukan orang asing bagi kami, kami sudah saling mengenal kekuatan masing-masing. Kami juga punya catatan sering saling mengalahkan," tambahnya dengan nada optimis.

Dita Oktavianto pun menutup dengan pesan kuat bahwa timnya siap memberikan kejutan di partai final nanti. "Kami akan menyajikan pertandingan yang seru dan memberikan kejutan untuk UPI. Target kami hanya satu, besok kami harus menang," pungkasnya.

Related Post