portalbatang.id – Pasca kekalahan pahit dalam laga lanjutan BRI Super League, PSIM Yogyakarta langsung tancap gas untuk memulihkan mentalitas tim. Tanpa membuang waktu, skuad Laskar Mataram segera bertolak menuju Pulau Dewata, Bali, guna mempersiapkan diri menghadapi tantangan berat dari Isenmulang FC. Perjalanan kali ini bukan sekadar laga tandang biasa, melainkan misi pembuktian untuk kembali ke jalur kemenangan.
Dalam ekspedisi menuju Bali ini, manajemen PSIM mengonfirmasi telah membawa sebanyak 23 pemain untuk memperkuat komposisi tim. Meski sedang dalam kondisi tertekan akibat hasil negatif sebelumnya, fokus tim kini sepenuhnya beralih pada persiapan taktis demi mengamankan poin penuh di markas lawan.

Salah satu sorotan utama dalam rombongan ini adalah kehadiran gelandang asal Portugal, Ze Valente. Kehadirannya di Bali menjadi perhatian khusus mengingat pemain tersebut baru saja menerima kartu merah pada pertandingan krusial melawan Bhayangkara FC. Meski tidak bisa diturunkan dalam laga berikutnya karena sanksi, manajemen memutuskan untuk tetap membawanya dalam rombongan tim.
Also Read
Irza, perwakilan dari manajemen PSIM, menjelaskan bahwa keputusan membawa Ze Valente bukan tanpa alasan. Menurutnya, keberadaan pemain asing tersebut sangat dibutuhkan untuk menjaga ritme dan kualitas latihan tim. "Kami membawa 23 pemain, termasuk Ze Valente yang mendapat kartu merah saat melawan Bhayangkara. Dia tetap ikut dibawa agar bisa membantu skema latihan tim agar tetap tajam," ungkap Irza saat memberikan keterangan kepada media.
Terkait daftar pemain secara mendetail, pihak klub memilih untuk bersikap tertutup dan belum merilis nama-nama lengkap yang dibawa ke Bali. Langkah ini diambil bukan karena ada rahasia besar, melainkan demi alasan teknis dan administratif yang sangat krusial bagi kesejahteraan pemain.
Manajemen saat ini tengah merampungkan berbagai urusan administrasi, terutama yang berkaitan dengan pemain yang sedang berjuang melawan cedera. Ada kekhawatiran jika daftar pemain dipublikasikan terlalu dini, hal tersebut dapat menghambat proses klaim asuransi kesehatan atau BPJS bagi pemain yang sedang dalam masa pemulihan.
"Untuk daftar nama lengkapnya akan menyusul. Saat ini kami masih menyelesaikan urusan administrasi, terutama terkait kondisi pemain yang cedera. Kami khawatir jika dipublikasikan sekarang, hal itu akan berpengaruh pada proses klaim BPJS mereka nanti," tambah Irza menjelaskan alasan di balik kebijakan tersebut.
Kini, seluruh mata tertuju pada bagaimana strategi pelatih dalam meramu kekuatan di Bali. Dengan komposisi 23 pemain yang ada, PSIM Yogyakarta dituntut untuk tampil lebih solid dan disiplin guna meredam agresivitas Isenmulang FC. Pertandingan ini akan menjadi ujian nyata bagi kedalaman skuad dan mentalitas para pemain dalam menghadapi tekanan kompetisi yang semakin ketat.




