portalbatang.id – Persaingan sengit dalam lanjutan pekan keenam BRI Super League 2026/2027 semakin memanas. Kali ini, perhatian tertuju pada duel antara PSS Sleman yang akan bertandang ke markas Persik Kediri. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Brawijaya, Kediri, pada Kamis (22/10/2026) sore WIB.
PSS Sleman datang ke Kediri dengan misi untuk memutus tren negatif mereka di klasemen. Setelah sebelumnya harus puas berbagi angka dengan bermain imbang 2-2 saat menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, skuad berjuluk Super Elang Jawa ini langsung tancap gas melakukan persiapan. Alih-alih langsung pulang, tim asal Sleman ini memilih untuk tetap berada di Surabaya guna menjalani sesi latihan intensif sebelum bertolak ke Kediri.

Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, menegaskan bahwa kondisi fisik para pemainnya sudah kembali optimal. Meski baru saja menjalani laga berat di Surabaya pada akhir pekan lalu, Huistra merasa anak asuhnya telah pulih sepenuhnya. "Kami menjalani pertandingan di Surabaya pada hari Minggu, lalu berlatih di sana, dan hari ini kami baru tiba di Kediri. Saya rasa kami sudah pulih total dan siap bertarung besok," ungkap pelatih asal Belanda tersebut dalam sesi konferensi pers.
Also Read
Namun, tantangan besar menanti di depan mata. PSS dipastikan belum bisa mengandalkan kekuatan penuh karena dua pemain asing mereka, Moussa Bagayoko dan Frederic Injai, masih harus menepi akibat cedera. Meski kehilangan dua pilar penting, Huistra tetap optimis dengan kedalaman skuad yang ada.
Pelatih PSS juga memberikan peringatan keras kepada para pemainnya untuk tidak meremehkan tuan rumah. Menurut pengamatannya, kekuatan utama Persik Kediri musim ini terletak pada kolektivitas dan organisasi permainan yang sangat solid. Tim Macan Putih dinilai memiliki pertahanan yang sangat disiplin dan mampu bermain sebagai satu kesatuan unit yang utuh.
"Kekuatan terbesar Kediri tahun ini adalah kerja sama tim mereka. Mereka bermain sebagai satu kesatuan. Mereka memulai musim dengan sangat baik dan menunjukkan pertahanan yang sulit ditembus. Kami harus memastikan organisasi permainan kami tetap disiplin sepanjang laga," tambah Huistra.
Senada dengan sang pelatih, kiper anyar PSS asal Brasil, Pedro Caracoci, juga menyatakan kesiapannya. Ia menyebut bahwa tim telah melakukan persiapan matang melalui tiga sesi latihan khusus, termasuk membedah taktik permainan Persik Kediri. Menurut Caracoci, kunci kemenangan besok adalah pemahaman taktik yang mendalam terhadap filosofi pelatih.
Saat ini, PSS Sleman masih tertahan di posisi ke-15 klasemen sementara dengan raihan empat poin dari lima laga. Dengan catatan satu kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan, laga melawan Persik menjadi momentum krusial bagi Laskar Sembada untuk mulai merangkak naik ke papan tengah klasemen.




