Persebaya Mengamuk di Gelora Bung Tomo

Author Image

Dewi Laksmi

27 Oktober 2026, 07:06 WIB

portalbatang.id – Derbi Jawa Timur yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, berakhir dengan kemenangan manis bagi tuan rumah. Persebaya Surabaya berhasil menunjukkan taringnya dengan menundukkan Madura United lewat skor meyakinkan 3-1 pada laga pekan ketujuh BRI Super League musim 2026/2027, Senin (26/10/2026) malam WIB.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan. Dominasi tim asuhan Bernardo Tavares ini membuahkan hasil pada menit ke-22. Melalui skema serangan yang apik, Gledson Paixao memberikan umpan matang yang kemudian diselesaikan dengan sempurna oleh Miguel Pereira. Gol tersebut membuat publik Surabaya bersorak kegirangan.

Persebaya Mengamuk di Gelora Bung Tomo
Gambar Istimewa : cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Madura United yang dilatih oleh Ze Gomes sempat mencoba memberikan perlawanan. Namun, nasib buruk menimpa tim tamu ketika Paulo Sitanggang harus keluar lapangan pada menit ke-64 setelah menerima kartu merah langsung. Kekurangan jumlah pemain ini membuat Madura United kesulitan mengontrol ritme permainan.

Meski bermain dengan sepuluh orang, Madura United sempat memberikan kejutan. Gali Freitas berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 pada menit ke-70. Namun, upaya untuk menyamakan kedudukan gagal total karena lini pertahanan Persebaya yang sangat disiplin.

Drama justru terjadi di masa injury time. Saat laga tampak akan berakhir, Persebaya justru menambah keunggulan. Yuran Fernandes berhasil mengonversi peluang penalti menjadi gol pada menit ke-90+1. Tak berselang lama, tepatnya pada menit ke-90+6, Yann Mabella menutup pesta gol Persebaya menjadi 3-1. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Persebaya untuk terus merangkak naik di klasemen liga.

Sementara itu, hasil berbeda terjadi di Stadion Sumpah Pemuda, Bandarlampung. Bhayangkara FC yang berstatus sebagai tuan rumah gagal meraih poin penuh saat menjamu PSM Makassar. Pertandingan yang berlangsung sengit tersebut berakhir dengan skor kacamata 0-0.

Sepanjang 90 menit pertandingan, kedua tim sebenarnya saling jual beli serangan. Bhayangkara FC yang mengandalkan kreativitas Milan Ristrovski dan Moussa Sidibe tampak mendominasi penguasaan bola, namun penyelesaian akhir yang buruk membuat mereka gagal membobol gawang PSM. Di sisi lain, PSM Makassar yang tampil dengan formasi menyerang tetap mampu menjaga kedisiplinan lini belakang sehingga tidak kebobolan.

Hasil imbang ini membuat kedua tim harus puas berbagi satu poin. Bagi Bhayangkara FC, kegagalan meraih kemenangan di kandang sendiri tentu menjadi catatan evaluasi besar bagi pelatih Oscar Bruzon. Sementara bagi PSM Makassar, satu poin di laga tandang setidaknya menjaga asa mereka untuk tetap bersaing di papan tengah klasemen BRI Super League musim ini.

Related Post