portalbatang.id – Drama luar biasa tersaji di Jakarta International Stadium (JIS) saat Persija Jakarta menjamu Persik Kediri dalam lanjutan BRI Super League. Sempat dibuat terkejut oleh performa agresif tim tamu, Macan Kemayoran akhirnya berhasil membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan krusial lewat aksi comeback yang emosional.
Pertandingan ini berjalan dengan tensi tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. Persik Kediri sempat memberikan kejutan dengan tampil disiplin dan mampu mengungguli dominasi tuan rumah di babak pertama. Namun, memasuki babak kedua, Persija Jakarta menunjukkan mentalitas juara dengan meningkatkan intensitas serangan secara masif.

Kebangkitan Persija dimulai pada menit ke-64. Melalui skema bola mati yang terencana, Rayhan Hannan melepaskan umpan akurat dari sisi kiri lapangan. Bek jangkung Persija, Denis Kolinger, yang sudah membaca arah bola, melompat tinggi dan menyundul bola dengan presisi. Postur tubuh Kolinger yang dominan membuat kiper Persik, Husna Al Malik, tak berdaya dan terpaksa memungut bola dari dalam jaring gawangnya sendiri.
Also Read
Hanya berselang dua menit setelah gol penyama kedudukan, stadion bergemuruh saat Persija berhasil membalikkan keadaan. Kali ini, Denis Kolinger yang berperan sebagai pemberi assist. Ia mengirimkan umpan matang kepada Rizky Ridho yang berdiri bebas tanpa kawalan di jantung pertahanan Persik.
Momen gol kedua ini sempat diwarnai ketegangan. Asisten wasit sempat mengangkat bendera tanda offside, yang memicu protes dari kubu Persik. Namun, setelah melalui proses tinjauan VAR (Video Assistant Referee) yang cukup lama, wasit memutuskan bahwa Rizky Ridho berada dalam posisi onside saat menerima bola. Gol tersebut pun disahkan, membuat skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan tuan rumah.
Memasuki masa injury time, Persija terus menekan untuk menambah keunggulan. Pada menit ke-90+6, Ivan Mamut yang baru saja masuk sebagai pemain pengganti tampak mencetak gol ketiga melalui skema serangan balik cepat. Berawal dari tendangan jauh Nadeo Argawinata, bola dikejar oleh Kwon Chang-hoon sebelum akhirnya disodorkan kepada Mamut di dalam kotak penalti.
Namun, kegembiraan pendukung Macan Kemayoran harus tertahan. Setelah melalui pengecekan VAR kembali, wasit menganulir gol Ivan Mamut. Hasil tinjauan menunjukkan adanya pelanggaran yang dilakukan pemain Persija terhadap penyerang Persik, Jose Enrique, sesaat sebelum Nadeo melepaskan tendangan panjang. Wasit memberikan tendangan bebas untuk Persik dan membatalkan gol tersebut.
Meski sempat ada drama pembatalan gol, Persija Jakarta tetap sukses mengunci kemenangan tipis 2-1. Hasil ini membuat posisi Persija semakin kokoh di puncak klasemen BRI Super League dengan koleksi 18 poin dari tujuh laga. Mereka kini unggul empat poin dari Dewa United yang menempel di posisi kedua.




